BOKEP MEKI.CLUB
Showing posts with label cerita porno. Show all posts
Showing posts with label cerita porno. Show all posts

Disetubuhi Orang Asing


Aku merupakan perempuan   berumur 25 tahun, sekarang saya tinggal sendirian pada rumahku yg terletak pada galat satu komplek yang disebut sebagian orang menjadi komplek orang berduit pada wilayah Jakarta. Aku merupakan janda tanpa anak, suamiku telah mangkat  enam bulan yang lalu lantaran kecelakaan. Saat itu usia perkawinan kami baru menginjak tahun kedua. Rumah yang kutempati ini adalah hadiah perkawinan untukku, suamiku membeli tempat tinggal   ini atas namaku. “Sebagai bukti ketulusan sayangku padamu” katanya. Rumah-tempat tinggal   pada komplekku terbilang saling berjauhan lantaran masing-masing tempat tinggal   memiliki pekarangan yg luas. Hidup pada Jakarta mengakibatkan aku  juga tidak begitu mengenal tetanggaku. Kami masing-masing memiliki kehidupan sendiri-sendiri.


Domino QQ - Sering saya merasa kesepian tinggal sendiri di tempat tinggal   ini, tapi saya tidak mau menggunakan jasa pramuwisma, aku  ingin mengerjakan pekerjaan rumahku sendiri. Alasanku pada mama sih izin saya terdapat kesibukan pada rumah, cita rasanya lebih enjoy kalau semua dikerjakan sendiri. Malam itu saya pulang agak larut karena baru pulang berdasarkan program ulang tahun temanku. Setelah mengunci pintu depan aku  mencari-cari kontak lampu lantaran suasana rumahku masih gelap. Aku berangkat berdasarkan tadi siang untuk bantu-bantu pada acara ulang tahun tersebut. Begitu lampu menyala, aku  eksklusif menuju kamarku buat mengubah baju yang kotor. Ku melepaskan semua pakaianku lalu menyimpan baju kotorku pada keranjang yg memang kusediakan pada kamar buat pakaian kotor. Sungguh saya kini   telanjang bundar . Aku merasa sendiri di rumahku sehingga aku  merasa bebas walaupun ke ruang tengah atau ke dapur pada keadaan telanjang.

Aku masuk ke kamar mandi buat membersihkan badanku. Selesai mandi cita rasanya badanku terasa segar. Kemudian duduk kalem menonton TV di ruang tengah sambil minum susu hangat. Aku hanya melilitkan handuk pada badanku, sembari mengeringkan rambutku menggunakan kipas angin. Aku buka channel TV sana-sini. Acaranya nir ada yang menarik hatiku. Iseng-iseng aku  menonton film BF koleksi suamiku. Aku pernah protes padanya karena beliau menonton film begituan. Dia hanya tersenyum & berkata bahwa beliau mencari style bercinta untukku. Di film itu laki-laki  bule sedang mencumbu seorang wanita asia yg kelihatannya begitu menikmati cumbuan menurut laki-laki  bule. Aku sedikit terangsang melihat adegan itu, seandainya suamiku masih ada…. Aku melepaskan handuk yang melilit badanku, kemudian mengelus-elus payudaraku sendiri menggunakan lembut. Payudaraku memang nir begitu akbar, akan tetapi suamiku selalu memujiku menggunakan sebutan montok.

Untuk urusan mengurus badan, aku  memang agak telaten. Karena bagiku kecantikan wanita dan kemulusan badan itu merupakan harga mati. Aku tidak menyadari sama sekali jikalau terdapat sepasang mata yang memperhatikan kegiatanku Kuelus-elus butir dadaku dengan lembut sampai terus jelas menyebabkan rangsangan tersendiri bagiku. Libidoku tiba-datang tiba & hasratku jadi memuncak, cita rasanya aku  ingin berlama-lama  , matakupun tidak terasa mulai sayu merem melek merasakan rangsangan.
http://bit.do/SitusJudiOnline 

Poker QQ - Kali ini bukan lagi belaian yg kulakukan, tapi aku  telah mulai melakukan remasan ke buah dadaku. Kupilin-pilin puting susuku menggunakan menggunakan mak   jari & jari telunjukku. Nikmat sekali cita rasanya. Tanganku perlahan-huma turun mengelus-elus selangkanganku. Saat jari-jariku mengenai bibir-bibir vaginaku, saya pun merasakan darah yg mengalir di tubuhku seakan mengalir lebih cepat daripada umumnya. Aku terangsang sekali, liang vaginaku telah dibanjiri sang lendir yang keluar membasahi bibir vaginaku. Lalu jari-jariku kuarahkan ke klitorisku. Kutempelkan & kugesek-gesek klitorisku menggunakan jariku sendiri sampai saya pun tidak kuasa membendung gejolak dan hasratku yang semakin menggebu.

Badanku melengkung merasakan kenikmatan, kukangkangkan pahaku semakin lebar. Jari tengah dan telunjuk tangan kiriku kupakai buat menyibak bibir vaginaku sambil menggesek-geseknya. Sementara jari tengah dan telunjuk tangan kananku aktif menggosok-gosok klitorisku. Kualihkan jari tangan kananku ke arah lipatan vaginaku. Ujung jariku menunjuk ke pintu masuk liang kenikmatanku, kusorongkan sedikit masuk ke dalam. Liang vaginaku sudah benar-benar basah sang lendir yg licin sampai menggunakan mudahnya menyeruak masuk ke pada liang vaginaku.

Kini jari tangan kiriku sudah nir perlu lagi menyingkap bibir kemaluanku lagi sampai kualihkan tugasnya buat menggesek-gesek klitorisku. Kukocokkan jari tangan kananku keluar masuk liang vaginaku. Jari-jariku menyentuh & menggesek-gesek dinding vaginaku bagian dalam, ujung-ujung jariku menyentuh G-spot, punggung dan kepalaku jadi tersandar bertenaga pada sofa di ruang tengah, seakan-akan tubuhku melayang-layang dengan kenikmatan tiada tara.

Aku telah benar-banar mencapai puncaknya buat menuju titik puncak ketika ada sesuatu yang rasanya akan meledak keluar berdasarkan pada rahimku, ini indikasi saya akan segera mencapai orgasme. Lelaki itu berpostur tinggi juga & mengimbangi tinggiku, dan usianya yg saya rasa nir jauh beda menggunakan usia suamiku disertai menggunakan otot-otot lengannya yg nampak gempal ketika menahan tubuhku yg terus berontak.

Dia lalu menyeretku menuju ke kamar tidurku. Aku 1/2 dibantingkannya ke ranjang. Dan saya sahih-sahih terbanting. Dia ikat tanganku ke backdrop ranjang itu. Aku meraung, menangis dan berteriak sejadi-jadinya, tapi hanya terdengar gumaman dari mulutku karena beliau membekap mulutku. Hingga akhirnya, sehingga saya menyadari tidak ada gunanya lagi berontak maupun berteriak. Sesudah itu beliau tarik tungkai kakiku mengarah ke dirinya. Dia nampak berusaha menenangkan saya, menggunakan cara menekan mentalku, seakan meniupi telingaku. Dia berbisik dalam desahnya, “Ayolah cantik, jangan lagi memberontak. Percuma khan, jarak antar tempat tinggal   pada komplek ini relatif berjauhan. Lagian kalaupun ada yg tahu mereka nir akan berani menggangu”.

http://bit.do/SitusJudiOnline

Bandar Online - Aku berpikir cepat menyadari istilah-ucapnya itu dan sebagai sangat risi. Laki-laki ini seakan-akan sengaja memperhitungkan keadaan. Kemudian dengan tersenyum beliau benamkan wajahnya ke ketiakku. Dia menciumi, mengecup & menjilati lembah-lembah ketiakku. Dari sebelah kanan kemudian pindah ke arah kiri. Menimbulkan rasa geli sekaligus membangkitkan gairah. Tangan-tangannya menjamah dan menelusup lalu mengelusi pinggulku, punggungku, dadaku. Tangannya jua meremas-remas susuku. Dengan jari-jarinya beliau memilin puting-puting susuku.

Disini dia melakukannya mulai menggunakan lembut & demikian penuh perasaan. Bajingan! Dia pikir mampu menundukkan aku  menggunakan caranya yang demikian itu. Aku terus berontak pada geliat.. Namun saya bagaikan mangsa yg siap diterkam. Aku sesenggukan melampiaskan tangisku pada sepi. Tak terdapat bunyi menurut mulutku yang tersumpal. Yang terdapat hanya air mataku yg meleleh deras. Aku memandang ke-langit-langit kamar. Aku merasa sakit atas ketidak adilan yg sedang kulakoni. Kini lelaki itu menatapku. Aku menghindari tatapan matanya. Dia menciumi pipiku dan menjilat air mataku,

“Kamu manis banget….. ” beliau berusaha menenangkanku.
Dia pula menciumi tepian bibirku yg tersumpal. Tangannya meraba pahaku dan mulai meraba-raba kulitku yang sangat halus lantaran tidak pernah kulewatkan merawatnya. Lelaki ini tahu kehalusan kulitku. Dia merabanya dengan pelan & mengelusinya semakin lembut. Betapa saya dilanda perasaan malu yg amat sangat. Hanya suamiku yg melihat auratku selama ini, tiba-tiba terdapat seorang lelaki asing yg demikian saja merabaiku & menyingkap segala kerahasiaanku.

Aku merasakan betisku, pahaku lalu gumpalan bokongku dirambati tangan-tangannya. Pemberontakanku sia-sia. Wajahnya semakin turun mendekat sampai kurasakan nafasnya yang meniupkan angin ke selangkanganku. Lelaki itu mulai menenggelamkan wajahnya ke selangkanganku.

“ Ah…..” Bukan main. Belum pernah ada seorangpun berbuat macam ini padaku. Juga nir begini suamiku selama ini. Aku tidak kuasa menolak seluruh ini. Segala berontakku kandas. Kemudian saya merasakan lidahnya menyapu pori-pori selangkanganku.

Lidah itu sangat pelan menyapu & sangat lembut. Darahku berdesir. Duniaku seakan-akan berputar & aku  tergiring dalam tepian samudra yg sangat mungkin akan menelan & menenggelamkan saya. Aku mungkin sedang terseret dalam sebuah arus yang sangat tak mampu kulawan. Aku mencicipi lidah-pengecap lelaki ini seakan sebagai seribu lidah. Seribu lidah lelaki ini menjalari semua bagian-bagian rahasiaku. Seribu pengecap lelaki inilah yg menyeretku ke tepian samudra lalu menyeret saya buat tertelan & tenggelam. Aku tak bisa pungkiri.

Aku sedang jatuh pada lembah nikmat yang sangat dalam.. Aku sedang terseret dan karam dalam samudra nafsu birahiku. Aku sedang tertelan oleh gelombang nikmat syahwatku yg sudah enam bulan tidak terlampiaskan sejak suamiku mangkat . Dan ketika kombinasi lidah yg menjilati selangkanganku & sekali waktu & jari-jari tangannya yg mengelusi paha pada wilayah zenit-puncaknya rahasiaku, saya semakin tidak sanggup menyembunyikan rasa nikmatku.

Isak tangisku terdiam, berganti dengan desahan menurut balik  kain yang menyumpal mulutku. Dan saat kombinasi olahan bibir & lidah dipadukan menggunakan bukan lagi sentuhan tetapi remasan dalam kemaluanku, desahanku berganti dengan rintihan yang penuh derita nikmat birahi. Laki-laki itu datang-tiba merenggut sumpal mulutku. Dia begitu yakin bahwa saya telah tertelan pada syahwatku.
Ayolah, sayang.. Mendesahlah.. Merintihlah.. Puaskan aku …..”

Aku mendesah & merintih sangat histeris. Kulepaskan dengan liar derita nikmat yang melandaku. Tetapi kini   aku  menangis, mengucurkan air mata & berteriak histeris beserta gelinjang syahwatku. Aku meronta menjemput nikmat. Aku menggoyang-goyangkan pinggul & pantatku dalam irama nafsu birahi yang menerjangku. Aku tidak sanggup mengendalikan diriku lagi. Aku bergoncang-goncang mengangkat pantatku buat mendorong dan menjemputi bibirnya lantaran kegatalan yang amat sangat pada kemaluanku dilanda nafsu birahi. Dan kurasakan betapa kecupan dan gigitan lidah lelaki ini membuatku seakan-akan menggigil dan gemetar lupa diri.

http://bit.do/SitusJudiOnline 
 
“Masukin… bang.. Auh… aku  gak tahan…..” saya mendesah nir karuan. Akhirnya lantaran tidak sanggup aku  menahannya lagi aku  merintih.
Rintihan itu menciptakan lelaki itu mendekatkan wajahnya ke wajahku sampai mampu kuraih bibirnya. Aku rakus menyedotinya. Aku berpagut menggunakan pemerkosaku. Aku melumat mulutnya. Aku sahih-benar dikejar badai birahiku. Aku sahih-benar dilanda gelombang syahwatku. Aku benar -benar  nir tabah menunggu beliau melepas pakaiannya. Aku masih berkelojotan diranjang. Dan kini   aku  sahih-sahih menunggu lelaki itu memasukkan kontolnya ke kemaluanku juga.

Aku sahih-sahih berharap karena telah nir tahan merasakan badai birahiku yang demikian melanda semua organ-organ peka ereksi di tubuhku. Tiba-datang aku  merasakan sesuatu yang sama sekali diluar dugaanku. Aku sama sekali tak menganggap, karena memang aku  tidak pernah punya dugaan sebelumnya. Kemaluan lelaki ini demikian gedenya. Rasanya ingin tanganku meraihnya, tetapi belum tanggal berdasarkan ikatan dasi pada backdrop ranjang ini. Yang akhirnya kulakukan adalah sedikit mengangkat kepalaku dan berusaha melihat kemaluan itu. Ampuunn.. Sungguh mengerikan. Rasanya ada pisang ambon gede & panjang yang sedang dipaksakan buat menembusi memekku. Aku menjerit tertahan. Tak lagi saya sempat memandangnya.

Lelaki ini telah pribadi menerkam pulang bibirku. Dia sekarang berusaha menjulurkan lidahnya di rongga mulutku sambil menekankan kontolnya untuk menguak bibir vaginaku. Kini saya dihadapkan kenyataan betapa akbar kontol pada gerbang kemaluanku saat ini. Aku sendiri sudah demikian dilanda ereksi & tanpa memalukan lagi mencoba merangsekkan lubang kemaluanku. Cairan-cairan kewanitaanku membantu kontol itu memasuki kemaluanku.

“Blesek……..Blesek………. Ohh…… Kenapa sangat nikmat begini…….. Oh saya sangat merindukan kenikmatan ini…..” Aku semakin meracau.
Sensasi cengkeraman kemaluanku pada bulatan keras batang akbar kontol lelaki ini benar-benar menyuguhkan fantasy terbesar dalam seluruh hidupku selama ini. Aku cita rasanya terlempar melayang kelangit tujuh. Aku meliuk-liukkan tubuhku, menggeliat-liat, meracau dan mendesah & merintih dan mengerang dan.. Aku bergoncang & bergoyang tidak karuan…. Orgasmeku menggunakan cepat menghampiri dan menyambarku. Aku pingsan pada kenikmatan tidak terhingga.. Aku masih kelenger waktu beliau mengangkat galat satu tungkai kakiku buat lalu dengan semakin dalam dan cepat menggenjoti sampai akhirnya muntah dan memuntahkan cairan panas dalam rongga kemaluanku.

“Auh………. AHH…… “ aku  menjerit merasakan gelombang-gelombang listrik kenikmatan menjalar pada sekujur tubuhku.
Kami pribadi roboh. Hening sesaat. Aneh, saya tak merasa menyesal, tidak merasa risi, tidak merasa takut. Ada rasa kelapangan dan kelegaan yg sangat longgar. Aku merasakan seakan menerima sesuatu yg sangat saya rindukan selama ini. Apakah saya memang hipersex atau memang karena lelaki ini memang andal dan pintar bercinta. Ah aku  nir mau berfikir lagi.. Akupun tertidur kelelahan. Besok pagi aku  terbangun dengan badan sedikit pegal-pegal. Tidak ada tanda-pertanda beliau terdapat pada rumah. Dan kuperiksa nir terdapat barang yg hilang. Apakah dia memang tiba buat memperkosaku?…. Kadang-kadang aku  masih ingin melakukan hal yang sama. Aku merindukan kontolnya yg sudah membuatku mencapai kenikmatan tertinggi pada bercinta.

Lesbian Dimulai Dari Pertemuan Saat Orientasi

Situs Bandar Balak - Sebut saja nama saya Kiky , Usia 22 tahun dan saya berasal dari Jatim. Saya adalah salah satu mahasiswi perguruan tinggi di Kota kembang. Di kota kembang itu saya tinggal di daerah Dago atas. Karena saya punya keluarga disana, saya tidak perlu mkos dan saya tinggal di rumah yang cukup luas milik paman saya. Disana aku tinggal hanya dengan pembantu yang usianya sudah cukup tua.
https://birahigadis.blogspot.com/2018/02/lesbian-dimulai-dari-pertemuan-saat.html
Karena rumah itu lumayan besar, maka terasa sepi karena hanya kami berdua yang tinggal disana. Paman dan keluarganya tinggal di luar nengri, mereka kembali kebandung tidaklah tentu. Disini saya akan menceritakan tentang kisah sex saya yang bisa dibilang menyimpang dari kodrat. Kisah sex ini berawal ketika aku ospek di kampus yang dilakukan oleh kakak tingkatat Saya. Ketika itu saya ospek berlangsung seperti biasa saya mencari teman dan mendapat teman bernama Mika. Mika ini seorang wanita yabg bisa dibilang cantik dan cute.
Dia mempunyai tinggi badan sekitar 161 cm, berat badan 56 kg dan berkulit puKa langsat. Ketika itu kebetulan Mika mendapat hukuman yang menurut saya amatlah berlebihan dari oleh seniorku. Sugguh kasihan sekali dia, saat itu saya berfikir hukuman itu sudah melewati batas. Melihat hal itu saya sungguh kasihan dan tidak terima jika seniorku sok berkuasa dan menindas mahasiswi baru. Pada akhirnya saat itu saya-pun bergegas medekat kepada seniorku dan tanpa banyak biacara saya langsung menghajar mereka dengan beberapa jurus pencak silat yang dari kecil sudah saya pelajari. Oh iya, saya gini-gini dari sekolah dasar sudah mengikuti laKaan pencak silat, dan hal itu membuat sifat saya menjadi sok pahlawsan, hhe. Saat itu beberapa senior saya-pun mengeroyokku, karena mereka tidak mempunyai ilmu beladiri mereka-pun terjatuh satu persatu menerima tendangan dan pukulan tanganku. Setelah itu ada salah satu senior yang cukup bijak, mendekat dan melerai kami, kemudian kami semua-pun diberi hukuman.
Hukuman kami kali ini masuk akal layaknya ospek normal. Saat itu kami diberi hukuman untuk berlari-lari mengitari kampus sembari menyanyi dan menari. Saya sendiri mempunyai prinsip yang lemah harus dibela dan yang terpenting Mika pasti tidak akan digoda ataupun diganggu lagi degtan kakak tingkat saya. Sejak kejadian itu mereka-pun segan dengan saya dan Mika. Singkat cerita seminggu kemudian, ternyata Mika itu itu satu kelas denganku dan kami-pun saling menyapa dan berkenalan lebih dekat lagi, “ Hey… terima kasih yah kemarin kamu menolongku.
Gara-gara aku, kamu jadi kena masalah deh, ” Saat itu dia menyapa saya duluan. “ Ah nggak kok, itu sih urusan kecil buatku ”, sambil tersenyum kusapa balik. “ Oh, yah kita belum berkenalan kemarin, nama kamu siapa?, ” Saya bertanya seolah saya belum tahu namanya, padahal saya sudah tahu namanya dari senior-senior saya. “ Mika, kamu?, ” Duh mak, nih cewek benar-benar manis sekali, senyumnya aah… apalagi matanya, bulat dengan alis yang tertata rapi berwarna hitam, serasi sekali, “ Hey… kamu kenapa?, ” Duh ketahuan kalau lagi terpana.
https://goo.gl/eNkQDB
Eh, nih anak pakaian dan celananya seksi and ketat sekali, mengundang perhatian cowok, pikirku. Beda sekali denganku, celana jeans biru lusuh dengan kemeja panjang kedodoran, potongan rambut pendek cepak dan memakai jam tangan yang besar. Pokoknya saya senang seperti ini, dulu saya terkenal Tomboy di antara teman-teman cewek saya di SMA, “ Ah.. yah.. nama saya Kiky, ” Jadi grogi juga nih. “ Hemmm.. kamu tinggal di mana?, ” tanya saya, siapa tahu kan nanti dia lebih rajin punya catatan, kan bisa kupinjam. Dasar otak nakal dan pemalas. Saya heran juga, dari kecil saya tidak suka belajar tapi saya bisa dengan mudah menerima apa pun dalam otakku. Bukannya sombong tapi yah.., cuma begitu saja. Tanpa sadar saya senyum-senyum sendiri, ketika ia menegurku, “ Ky, kamu duduk di sebelahku yah ”, pintanya. Saya hanya manggut-manggut saja mengiyakan sambil terus berjalan menuju kelas kami. “ Eh, kamu ini lucu juga yah, dari tadi senyum-senyum sendiri, hhe… ”, Saat itu dia tertawa kecil, beuhh manisnya temanku ini. Tiba-tiba dari arah belakang terdengar kegaduhan kecil, ternyata segerombolan cowok-cowok mengganggu dan mempermainkan salah seorang teman kami yang lebih kecil ukurannya dari mereka, mungkin sekitar 155 cm. Oh, yah saya sendiri 170 cm dan beratku 60 kg. Cukup tinggi besar untuk ukuran cewek kali, yah?, hhe.
Lagi-lagi saya belagak nih, padahal memang tanganku gatal ingin meninju orang, habis sedang gregetan nih sama Mika. Kusambar salah satu cowok dan tendanganku sangat tepat bersarang di bawah perutnya, yah si-xxx, tahu temannya menjerit, mereka berhenti dan memandangku. Ada kemarahan di wajah mereka, namun saya tidak tahu kenapa, mereka langsung ngeloyor pergi sambil membantu temannya berjalan. Ahh, saya puas juga. Sejak saat itu, saya cukup disegani di kampusku, mungkin juga mereka telah membaca biodata saya di buku tahunan. lalu, “ Eh, di mana rumah kamu?, ”. Dia tersenyum, “ Kamu masih inget dengan pertanyaanmu setelah berkelahi barusan ? ”, berkata begitu, tangannya menempel di pundakku dan turun menggandeng tanganku. “ Yah, sekali lagi, itu hal kecil buatku, habisnya mereka seenaknya mengganggu orang lain ”, ujar saya sambil menikmati sentuhan alami lengan dan jari-jari kami yang saling mengait. “ Ah, sudahlah, jangan dibicarakan lagi, ”.
Bosan juga saya, kan saya pingin tahu tentang anak satu ini eh, malah melenceng dari pokoknya, “ Saya tinggal di Taman Sari ”, jawabnya. Akhirnya meluncur juga jawabannya, “ Tinggal dengan siapa? ”, tanya saya agak bingung, maklum sendirian sih saya. “ Kost, ama teman-teman juga.., banyak kok ”, jawabnya sambil memilih tempat duduk untuk kami berdua. “ Boleh main nih, aku bosan sendirian di rumah ”, sambung saya. “ Kalau dilihat dari wajah kamu sepertinya bukan dari sini, kalau aku dari sekitar sini juga sih, kamu bukan orang sini, kan? ”, Ia balik bertanya pada saya. “ Iyah, saya bukan orang sini, tapi saya tinggal di rumah pamanku, sekalian jaga rumahnya, ”. Kuliah pertamsaya dimulai, akh bosan rasanya.
https://goo.gl/eNkQDB
Agen Adu Balak - Hidungnya yang agak mancung, ia gesek-gesekkan di hidungku, ih geli juga. Saya tidak tahan, “ Hey, I can lift you ”, sambil tersenyum dia berkata. “ Saya cuman 48 kok, ”, sambil melingkarkan lengannya di leherku. Saat itu saya menggendong dia dan saya duduk kembali. Dia tertawa lirih. Tanganku terus meraba paha, terus ke belakang, meremas pantatnya ke atas menelusuri pinggang dan mulai menyelusup di balik baju ketatnya, tiap gunung kembar itu teraba olehku nampak baju-nya bertambah padat dan ia busungkan payudara-nya sambil menggeliat menahan nafsu birahinya, duh menempel di punya saya, menekan dan, “ Terus.., lagi.., dan…, ” Karena saat itu saya sudah tidak, kubuka saja baju ketatnya dan gila, Mika benar-benar berbody Kiky, saya merasa yang di bawah mulai berdenyut-denyut. BH-nya yang puKa kecil, seakan tak mampu menutupinya, kubuka sekalian, dan nampaklah gunung itu atau bisa dikata bukit sajalah. Kecil dan menantang, kuelus dan kujilati, akh harum, keringatnya mulai keluar satu-satu agak asin. Ahhh… saya semakin gila. Kuremas pantatnya, kutekan ke selangkanganku, akh ia meremas rambutku dan menekan kepala saya tepat di belahan itu. Akhh! ia mulai menjepit kepala saya, akhh saya hampir tak bisa bernafas. Gila kencang sekali mainnya! Kecil-kecil cabe rawit. Duh, nafasku sesak nih. Sambil terus kutekan pantatnya ke perutku.
Aghhh… lepas juga kepala saya setelah itu ia menjerit pelan, kaget juga saya, kenapa dia? Baru sekali ini saya melakukan permainan kait-mengait. Apalagi dengan seorang cewek. Eeh, apa dia masih cewek ? Entar kutanya, tapi mata saya sempat melirik jam tanganku dan saya mengerti permainan ini harus ditunda, ada kuliah lagi. Kukecup lembut dan lidahku masih ingin melumat kedua bukit itu, kupasang kembali bra dan baju ketatnya, “ Entar lagi, yah ”, kata saya, dia tersenyum. “ Makasih, Ky, ”. Kutepuk-tepuk pantatnya dan segera kuputuskan, “ Ka.., kamu mau pKiky ke rumahku? ”, tanpa pikir panjang juga dia mengangguk. Kuturunkan dia dan saya merasa CD-ku seperti lembab dan lengket, “ Ka, entar dulu yah ”, sambil kubuka retsleting celana saya dan kuraba yang di balik CD-ku yaitu selangkanganku. Jariku basah seperti ada jelly, Ada apa nih? Seketika kubuka agak lebar dan saya melongok untuk melihatnya lebih jelas. Mika meraih jariku yang basah dan menghirup serta menjilatinya, “ Enak, asin, gurih, harum selangit!, ” terpana saya melihat mulutnya yang bergetar ketika menggumamkan kata-kata itu. Tangannya menuntunku memasuki celana ketatnya dan terus ke bawah dan di balik CD-nya, basah juga. Kenapa kami, yah? Bingung juga yah saya waktu itu. Hehehe, saya mulai menyukai permainan ini. Telapak tanganku ternyata cukup menutupi selangkangannya, ia gesek-gesekkan dan saya mulai menekan kemaluannya, jari tengahku mulai bermain-main kesana-kemari.
Kembali Mika menggeliat dan mengerang lirih. Duh, apa toilet ini memang kosong yah? Gila juga nih anak, pakai acara mengerang segala apalagi pakai menjerit. Eh, seakan ia tahu apa yang kupikir, dia berhenti dan hanya menggigit bibirnya. Saya tidak tahan, kulumat lagi bibirnya dan kubuka pelan dengan mulutku, dan kami berpagutan lagi. Lidahku dan lidahnya berkaitan dan lama. Matanya terpejam dan akh.., saya menemukan daging kecil di dalam, jariku menerobos dan mulai masuk sedikit. Tiba-tiba meluncur pertanyaan di otakku, refleks kukatakan padanya, “ Ka, kamu pernah melakukan beginian?, ”. Ia menjawab pelan, “ Belum, Ky, baru sama kamu, ” “ Jadi kamu masih cewek, masih punya selaput? ”, ucap saya. “ Iya, masih. Pelan aja Yan entar sakit, ” “ Maaf,  Lebih baik nggak sekarang, ada kuliah kan,   Kulihat Mika kecewa, tapi demi amannya saja sih, padahal sungguh saya bodoh sekali pelajaran biologi, jadi saya tidak tahu berapa jarak selaput itu dari luar vagina. Kutarik jariku dan ia pun menjilatinya sampai bersih. Ok, entar lagi. Nikmat juga jilatannya.
Tiap malam dia membuatkan saya susu kegemaranku. Saat saya asyik duduk di komputer sedang online atau mengerjakan tugas, Mika menghampiriku dan menempel di punggungku. Hal ini sangat kusukai dan Mika tahu itu. Saya merasakan lekukan bibir kemaluannya, bukitnya dan ia menempelkannya, merenggangkannya Aghh… mengaduk-aduk emosiku. Segera saya membalikkan badanku. Kurengkuh tubuhnya dan kukempit kakinya dengan kedua pahsaya yang kuat, kadang Mika meronta dan saya pun melepaskannya, biasa kami berlarian seperti dua orang kakak beradik bermain kejar dan tangkap. Saya sungguh menyukai permainan ini. Kadang Mika tiba-tiba mengerem dan membalikkan tubuhnya dan tentu saja saya menubruknya dan jatuh bersama bergulingan saling menindih. Nafas kami yang tak beraturan karena berlari-lari saling memburu dengan kecupan-kecupan yang semakin menambah ketidakberaturannya nafas kami. Buah dada kami saling menggesek dan, “ Berat ah… Ky ”, Saat itu saya lalu dengan sigap ganti posisi di bawah, dan ia menyeringai puas karena Mika sangat tahu saya sangat menyayanginya dan tidak mau ia merasa sakit atau apapun. Dan mau tahu apa yang ia lsayakan tiap itu terjadi? Mika mengambil susu itu dan menuangkannya di vaginanya dan saya menjilatinya hingga kepuasan yang amat sangat pada kami berdua.
https://goo.gl/eNkQDB
Game Adu Balak - Dini hari saat fajar tiba, sambil tidur saya selalu merasakan sesuatu yang berdenyut di bawah dan refleks saya menempel lekat ke tubuhnya, entah itu punggung dengan sentuhan pantat hangatnya atau langsung perut dengan bukit kembar dan selangkangan yang mengaitku. Mika mengerti kebiasaanku di setiap fajar dini hari dan kami pun saling menggesek. Sekali merengkuh tubuhnya, ia jatuh menindihku dan berbaring tiduran di tubuhku. Enak katanya, merasakan pelukanku yang hangat, maklum kota ini lumayan dingin. Pokoknya kami melakukan itu kapan saja. Tidak ada bosan-bosannya, soalnya kami mulai ahli sih. Kami mengubah posisi setiap kali mulai bosan dan yahud juga! Saya mulai mengerti apa yang namanya liang garba itu Wah, Kiky sekali, berapa jarak selaputnya, apa itu clitoris, dan perlu dicatat, sampai kini selaput itu belum robek. Saya tidak mau kalau ia sakit, jadi mulutku hanya mengecup, mengulum dan lidahku menjilati agak ke dalam. Ia sangat menyenangi posisi di atas dan saya di bawah. Terkadang saya bertahan cukup lama, kasihan Mika sudah 2-3 kali keluar baru saya keluar. Kalau saya tentu saja suka posisi kaki saling mengait dan selangkangan kami saling menempel dan bergesek semakin kencang, jadi kami bisa orgasme bersama. Tahu kan caranya. Begini, kuangkat kaki kirinya, kuselipkan kaki kiriku, dan kedua kaki kami saling membelit.
Saat itu serasa kami sepasang suami istri selayaknya, mendudukkannya di meja dan biasa saya rentangkan kedua paha itu dan mulai mencumbuinya, kubuka celana saya dan kugesekkan CD-ku ke CD-nya. Enak lho. Kalau kami bermain di kamar mandi, yah seperti dua anak kecil yang berteriak-teriak kegirangan saling menyiram tempat-tempat sensitif yang sudah sangat kami hapal sambil menciumi tempat-tempat itu. Bath-up yang sudah mulai terisi dengan busa sabun kuoleskan ke seluruh tubuhnya, terutama di-xxx-nya, pelan karena saya takut kalau ada apa-apa. Mika senang sekali telentang di atas tubuhku, “ Nyaman, Ky?, ” katanya sambil mencari di mana pinggangku. Lalu kupeluk erat ia, kurasakan gunungku menekan punggungnya dan satu hal saya nggak senang posisi ketika ia membalikkan badannya tepat ke arahku (di bath-up). Pernah ia coba dan saya tidak enjoy melihat kesulitannya mencumbuiku. Permainan di beranda pun kami buat berbeda, seperti sepasang kekasih yang tenang saling membelai dan menata taman sambil tiduran di luar. Saat itu kami sangat menikmati tidur di atas rumput yang lembut.
Dan seperti telah menjadi suatu kewajiban bagi Mika untuk selalu membersihkan punysaya dan saya begitu juga, menjilati dan saling menghangati kedua vagina kami dengan telapak tangan yang saling kami selipkan di antara kedua paha kami dan hehehehe. Hangat kan, coba deh. Pernah suatu ketika saya berkonsultasi ke seorang ahli dan beliaunya menjawab kalau saya sebenarnya termasuk transexsual. Saya ini berjiwa dan bertingkah seperti laki-laki namun bertubuh wanita, jadinya setengah-setengah dengan hormon yang lebih banyak jenis laki-laki. Yang umum sih salah satu lebih besar dan mengikuti hormon kelaminnya. Kalau saya mau, kata beliaunya bisa saja bedah kelamin. Tapi biaya yang dikeluarkan pun sangat besar. Yah, sudahlah saya seperti ini saja. Sampai selama ini Mika selalu mendampingiku entah sampai kapan. Sudah dua tahun ini saya nyambi bekerja di kontraktor dan saya menikmatinya. Dengan gaji yang lumayan tinggi, saya sebenarnya sanggup menghidupi kami berdua dengan 3 orang sekaligus, misalnya. Mungkin selesai kuliah ini, selesai semuanya.

Cerita Dewasa Perkosa Gadis Berkerudung di Kosan

Situs Game Balak - Joni membanting tasnya di atas tempat tidur. Seharian ini ia dibuat pusing. Pasalnya ada lagi penghuni kosnya yang bikin suasana jadi suasana jadi dingin. Baru sebulan yang lalu tiga orang gadis berjilbab, mahaiswi UI kos di rumah orang tuanya ini. Sekarang muncul lagi gadis berjilbab, pakai cadar lagi. Lebih-lebih kemarin ia sempat dibentak-bentak, karena ikut nimbrung ngobrol di ruang tamu dengan keempat gadis berjilbab itu. Hari ini dia mau membuat perhitungan. Sore itu gadis bercadar yang bernama Anisa itu baru pulang kuliah. Ia mengenakan gamis panjang hitam, jilbab hitam dan cadar hitam. Joni sudah tahu dari ibunya, bahwa gadis bercadar itu adalah yang paling cantik di antara empat gadis berjilbab yang kos di rumahnya. Saat gadis itu mau masuk kamarnya. Kebetulan kos lagi sepi.
Dengan mengendap-endap, Joni mengikuti Anisa dari belakang. Tepat ketika Anisa membuka gagang pintu kamarnya, Joni memeluk Anisa dari belakang.clurit yang dibawanya dikalungkan ke leher gadis berjilbab itu. “Aih, apa-apaan ini!” Jerit gadis itu kaget. “Diam, kalau enggak mau mati, turutin apa yang gua mau!” Gadis berjilbab itu kelihatan takut sekali.
Mata di balik cadarnya itu melotot agak kemerahan. Joni tidak mau membuang waktu. Tangan kirinya tetap memegang clurit, sementara tangan kanannya sibuk meremas-remas tetek gadis berjilbab itu dari balik jilbab dan gamisnya. Terasa kenyal-kenyal sekali. Anisa cuma bisa merintih ketakutan. Nafsu Joni makin tidak karuan. Segera ia menutup pintu, dan menyuruh gadis berjilbab itu telentang di atas kasur. “Jangan, jangan ganggu saya. Saya bisa malu sekali. Tolong!” Joni tidak perduli. Dengan kasar, ia menarik kain jilbab gadis itu dan diselempangkan di atas pundaknya, sehingga terlihat dua tetek gadis berjilbab itu yang menggunduk di balik gamis hitamnya. Dengan penuh nafsu Joni membuka kancing bagian atas gamisnya hingga keperut. Lalu disibakkan gamis yg sudah terbuka kancingnya itu, sehingga terlihatlah BH putih yang dikenakan gadis bercadar itu membungkus dua gundukan teteknya yang besar dan menantang.
Adu Balak - Masih belum puas, Joni menarik ke atas gamis gadis itu dari arah bawah, hingga ke atas perut. Ternyata, Anisa tidak mengenakan rok dalam, sehingga terlihatlah betis dan dua bongkah paha putih mulus milik gadis berjilbab itu. “Auh tolong, jangan diteruskan, sama malu sekali!” Gadis berjilbab itu berteriak. Joni tidak perduli. Matanya menatap ganas ke arah gundukan memek gadis berjilbab itu yang kini hanya tertutup celana dalam putih yang agak tipis, sehingga terlihat kehitaman bulu jembutnya, dengan daging memek yang menggunduk indah sekali.
Melihat gadis yang masih mengenakan jilbab dan cadarnya, namun bagian tubuh bawahnya nyaris telanjang, Joni menjadi semakin bernafsu. BH Anisa di tarik dengan kasar, sehingga menyembullah sepasang teteknya yang putih indah dengan puting berwarna coklat kehitaman.
Joni segera menyerbu dan mengulumi tetek indah gadis berjilbab itu. Anisa hanya bisa merintih-rintih. Namun suara rintihannya membuat Joni makin kalap. Kepalanya turun ke perut Anisa, terus hingga berhadapan dengan gundukan memek gadis berjilbab yang masih mengenakan celana dalam itu. Joni langsung melahap dan mengunyah dengan kasar memek gadis itu, meski masih terbungkus celana dalam. Karena tidak sabar, celana dalam itupun dia plorotkan. Kini tubuh bagian bawah gadis berjilbab itu betul-betul polos. Terlihat memeknya yang ditumbuhi bulu-bulu tipis namun berwarna hitam pekat. Garis memeknya masih terlihat jelas.
Joni kembali mengunyah memek gadis berjilbab itu hingga hampir sepuluh menit. Lendir dari memek gadis alim itu sudah mulai keluar. Joni segera membuka baju, celana dan celana dalamnya sendiri. kontolya mengacung tegang. Anisa berteriak dan berusaha bangkit, karena menyadari apa yang akan menimpanya. Tetapi Joni menyabetkan belatinya ke betis Anisa hingga berdarah. Akhirnya gadis berjilbab itu pasrah, menelentang di atas kasur. Jonipun segera mengarahkan kontolnya ke lubang memek gadis alim itu.
https://goo.gl/eNkQDB
Situs Adu Balak - Dengan susah payah ia berusaha melesakkan kontolnya itu ke dalam memek gadis berjilbab yang cantik dan mulus itu. Akhirnya ia berhasil. Anisa hanya bisa menjerit dan menangis, ketika selaput daranya ditembus kontol Joni. Joni terus memaju mundurkan kontolnya yang amat tegang karena nafsunya telah memuncak. Maklum, siapa yang tidak merasa bangga bisa menyetubuhi gadis berjilbab yang setiap harinya selalu menutupi tubuhnya dengan rapat. Bibir memek gadis berjilbab itu bergoyang-goyang. Sementara kedua matanya terlihat mendelik-delik di balik cadarnya karena iapun merasakan kenikmatan ‘hubungan badan’ dan pemerkosaan brutal terhadapnya ini.
Sepuluh menit kemudian, sperma Joni menyembur di dalam memek gadis berjilbab itu. Joni mengelap kontolnya. Mukanya mendekati wajah bertutup cadar yang menangis di atas tempat tidur tersebut. Dengan perlahan, dia angkat sedikit cadarnya, sehingga terlihatlah mulut mungil gadis berjilbab itu. Ia segera mengulum bibir indah di balik cadar itu dengan nafsu. Anisa makin megap-megap tidak karuan. Agak lama juga ia menikmati mulut gadis berjilbab itu. Hembusan napasnya yang terengah-engah, terhirup oleh Joni, membuatnya makin bernafsu, sehingga kontolnya kembali tegang.
https://goo.gl/eNkQDB
Bandar Balak - Ia melepas mulutnya, lalu mengarahkan kontolnya ke wajah gadis yang masih bercadar itu. Slep, akhirnya kontolnya masuk, meski dengan setengah memaksa. “Ayo cepat, dikulum dan dihisap. Kalau tidak, kubunuh kamu.” Anisa terpaksa mengulum kontol Joni yang cukup besar, kira-kira 18 cm, dengan diameter 2,5 cm.
Joni memegang kepala gadis berjilbab itu dan memajumundurkan kepala tersebut, sehingga kontolnya ikut maju mundur. Terasa betapa nikmatnya, apalagi melihat gerakan mulut yang sebagian masih tertutup cadar itu. Ia makin bernafsu saja. Selanjutnya ia meminta gadis berjilbab itu untuk nungging. Ia mengentot gadis bercadar itu dari belakang dengan nafsu sekali. Hingga habis maghrib, ia menggarap gadis berjilbab itu. Sekali waktu, ia melepaskan cadar gadis itu, sehingga terlihatlah wajahnya yang memang amat cantik. Ia menggempur memek gadis itu dengan tetap mengenakan jilbabnya. Ah,malangnya nasib Anisa.

Cerita Dewasa Bercinta Dengan Tante Lim Phei

Cerita Dewasa Bercinta Dengan Tante Lim Pheii

Game Adu Balak - Kenalkan namaku Hendry (nama samaran), aku punya pacar namanya Mia. Mungkin pacarku ini mempunyai wajah yang tidak terlalu cantik sih, tapi jangan salah, ukuran buah dadanya beuuuhhh mantep banget maniakers…hhe. Kalau saya taksir sih ukuran buah dadanya 37B cuy, gede banget kan?. Yaudah yuk langsung keceritanya aja yuk….. yuk ah!!!! Mia ini orangnya lumayan gila sex. Tiap saya main kerumahnya, dia selalu memakai pakaian yang ngejamin para pria menelan ludah deh. Pokoknya bikin si otong kagak nahan gan…. Cerita ku bukan tentang “mainku” dengan Mia, tapi dengan mamahnya. >>>> FB Tante Girang <<<<

https://birahigadis.blogspot.com/2018/02/cerita-dewasa-bercinta-dengan-tante-lim.html


Nonik nama mamah pacarku. “Bunda beb ” begitulah aku panggil) beliau. Bunda beb ini mempunyai wajah yang biasa-biasa saja sama seperti anaknya tetapi mempunyai tubuh yang lumayan bohay. Tiap aku main kerumahnya, Bunda beb ini selalu memakai daster “you can see”. Biasa lah namnya juga Ibu- ibu kampung. Kebayangkan para maniakers sekalian?? Ukuran payudara Bunda beb bisa dibilang rata-rata, tidak terlalu besar dan kecil. Sering saya dapati beliau ketika habis mandi hanya mengenakan handuk kecil. Seakan-akan tetek bagian atasanya melambai lamabai seakan menyuruhku untuk aku raba dan aku sruput tuh teteknya WKWKWKWK…. Kejadian ini saya alami pada tanggal 17 maret lalu. Pada waktu itu aku main kerumah pacarku, tepatnya waktu menunjukan pukul 11.00. Akupun mengetuk pintu dan ternyata yang membuka pintu pacar aku. Pada waktu itu dia memakai tengtop warna putih dan keliatannya dia tidak memakai BH karena jelas sekali kulihat puting susu pacarku ini menonjol menantang berani kepadaku.
“Hai dear” sapaku “Hai juga dear” jawabnya, “Hemmmm….. bajunya bikin si Otong (penis) kedutan aja dear” godaku kepadanya. Lalu tanpa pikir panjang akupun memegang payudara pacarku dan ternyata benar dia tidak memakai BH. “ihhhhhhhhhhhh apaan sih kamu dear, Ayoo duduk dulu ah,” ujarnya kepadaku“ “Iya dear, nanti kamu dudukin aku yah” candaku kepadanya. Lalu dia pergi ke dapur untuk membawa air untuku. ketika aku sedang duduk menunggu pacarku, tiba-tiba bunda beib masuk kerumah dan menyapaku “eh, ada nak Hendry” sapanya.
Ketika aku melamun jorok, spontan Bunda beib membuyarkan lamunanku sambil tersenyum dan berkata “hayooo liatin apa hayoww”, “hehehehe, engga kog bun” jawabku sambil menelan ludah. “Siapa yang menelepon bu?” tanyaku. “Ouch itu kakak ibu. Dia nyuruh bawa pesenan barang yang ibu pesan” jawabnya. Ketika kami sedang ngobrol, pacarku keluar dari kamar mandi. Dia hanya memakai handuk sampai paha. Busettttt…. susunya ito loh yang besar seakan akan mau loncat dari dalam handuk tersebut. Dia hanya tersenyum karena sudah tau apa yang aku bayangkan. Dan aku kembali lagi ke ruang tv. Tidak lama kemudian Bu nani datang dan langsung masuk ke kamar pacarku. Entah apa yang mereka bicarakan, tapi nampaknya pacarku tidak senang dengan apa yang disuruh oleh mamahnya. Lalu mereka berdua keluar dari kamar.
“Dear, aku mau ke rumah Tante Sari dulu ya, mau ngambilin pesenan barang mamah” omongnya.“Mau aku anter nggak?” Tawaranku. “Gak usah, aku sendiri aja, lagian deket kok, paling cuma 15 menitan”. Ujarnya. Lalu Mia pun pergi dengan memakai motorku. Aku kembali termenung menonton tv. Terdengar suara hujan, eh ternyata hujan mulai turun lama kelamaan hujan deraspun datang. “Waduh hujan,bagaimana ini cucian ibu nggak akan bisa di jemur”, lalu aku hanya tersenyum. “Ibu mau mandi dulu ya nak Hendry”, “iya bu” jawabku. Sekitar 10 menit kemudian bunda beib keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk dengan lilitan daster nakal di bagian atasnya.
https://goo.gl/eNkQDB
Permainan Adu Balak - Ketika dia mau ke kamar, ada telepon dari pacarku yang memberitahu bahwa dia lagi di rumah tantenya sambil nunggu hujan. Akupun melihat bunda beib bertelfonan dengan Mia sambil melongo. Lagi- lagi dia membuyarkan lamunanku. “hayo lagi- lagi liatin ibu, masa kamu terangsang liat wanita tua gini” katanya. ”ah engga bu, meskipun ibu sudah tua tapi tubuh ibu masih bagus kok” rayu-rayu kecil nakalku. Mendapati jawabanku bunda beibpun jadi salah tingkah dan dia langsung masuk kamar. Tidak lama kemudian… “Nak Hendry, tolong ibu” lalu aku masuk ke kamar sambil deg degan jantungku ini. WOW ternyata dia sedang membelakangiku dengan hanya memakai celana dalam warna hitam dan BH warna hitam. Tetapi BH tersebut belum di kenakan sepenuhnya. “Tolong apa bu”, “ini tolong kaitkan tali BH ibu”ujarnya. Lalu aku kaitkan tali Bh itu dengan kontolku yang sudah ngaceng dan nggak karuan ini. Dia masih membelakangiku, dan ketika aku sedang mengaitkan tali BH tersebut, tak sengaja kontolku kena ke pantatnya.
“Ih dede nak Hendry nakal deh” ujarnya. “Habis ibu menggoda sich, jadi nakal deh si otong ini bu” jawabku. Dan akupun beranikan mengesek- gesekan tanganku ke bagian sisi payudara bunda beib. Ternyata setelah aku menggesek-gesekan tanganku kepantat kenyalnya, aku mendengar nafasnya makin tak teratur dan agak berat. “uhhhhh… oohhh…uhhhh, enak banget nak Hendry” ujarnya sambil melenggat lenggot karena terangsang . Lalu diapun merespon aku dan membalikan badan dan menariku ke atas kasur. Langsung aja aku ciumi bibirnya . “ooohhh eegghhhh, enak nak Hendry teruuusss”.

https://goo.gl/eNkQDBBandar Adu Balak - Lalu aku buka kembali kaitan Bhnya dan ku lempar BH tersebut entah kemana. Hujan diluar masih tetap deras dan membuat nafsu aku dan bunda beib tambah liarrr. kKu angkat tangan bu nani ke atas dan kujilati keteknya yang berbulu sedikit. “ooohhh terusssss terussss enak sayang enaaakkk”. Jilatanku di keteknya berpindah ke payu daranya yang indah, lalu kujilatu semua bagian tubuhnya dan terus kujilat dan pad akhirnya lidahku medarat ke liang vaginanya. “Ayo nak jilatin itil ibu nak sambil disedot-sedot nak ….. uhhhhhh…uhhhhh…uhhhh”, katanya sambil mendesah keenakan.Wangi vagina Bu nani sangat enak, aku jilati memeknya. “oh nak sefta jilat memek ibu jlat sayang yang kencang” teriaknya. Aku jilat terus memeknya sambil ku cari itilnya. Dan ketika aku sedot itilnya dia berteriak hebat dan membuatku takut kalau terdengar oleh tetangga “ iiitiiiiillllkuuuuuuuu oh itilkuuu enak sekali nak” teriaknya.
Susunya membusung dan kurasakan air kawinya keluar dari liang vaginanya.ternyata dengan jilatan liar dan mautku itu bunda beib orgasme. Diapun tersenyum melihatku dengan mata sayu orgasmenya. Akupun membuka semua pakaianku, Dia terbelangak ketika melihat kontolku yang besar. “ Astaga nak dede kamu besar banget” ujarnya. “ Iya dong bunda beib” ujarku kepadanya. Harus ku akui aku bangga mempunyai kontol yang panjangnya 18 cm dan diameter sekitar 4 cm. Ini juga yang membuat Mia tergila- gila padaku. Lalu dia menarik kontolku dan menarik tubuhku ke atas kasur. “Aku sepong ya sayang kontolmu” aku tidak menjawab dan dia langsung memasukan kontolku ke mulutnya. Rasanya beda sekali ketika disepong oleh Mia.
Tanganku tak tinggal diam, aku raih susunya dan ku mainkan putingnya, hal ini membuat dia menjadi belangsatan. “Bun aku masukin dedeku sekarang ya” “iya sayang” jawabnya. Aku lebarkan kakinya lalu ku masukan kontolku ke memeknya. Dia melenguh “ooohhhh sayang kontolmu enak sekali, entotin aku cepet sayang” kata- kata kasar keluar dari mulutnya mungkin karena sedang enak. Dan ketika kontolku masuk, kembali dia berteriak “memek kuuuuuu enaaaaakkkk ooohhhh”Lalu aku genjot pinggangku, setelah menggenjotnya 15 menit, dia nampaknya akan orgasme “terus sayang teruussss,aku mau muncrat” dan dia mencengkram punggunku hingga rasanya perih punggungku.Dia orgasme yang kedua.”Tunggu dulu sayang, biarkan aku bernafas dulu, nanti kamu boleh entot aku lagi” aku hanya tersenyum. Setelah itu aku suruh dia menyepong kontolku.
“Bu isep kontolku lagi dong”, “iya sayang, sini”. Lalu dia menyepong kontolku selama 5 menit. Setelah itu aku balikan tubuh bunda beib dan kusuruh menungging. “ “Aku pingin doggy style bun”ujarku. Dengan posisi ini aku bisa melihat anusnya yang sudah pernah di oral, dan ketika aku melihat anusnya…. “pantatku sudah bolong oleh papahnya Mia sayang, ayo masukin kontolmu” ujar bunda beib “Aku masukin ke anusmu ya Bun”, “iya, tapi ludahin dulu anusku ya sayang”. Ujarnya kepdaku.

https://goo.gl/eNkQDBAgen Adu Balak - Lalu aku jongkok dan menjilati anusnya sambil ku kobel liang memeknya. “eeeggghhhh enaak sayang terusss”. Teriak kenikmatanya Setelah ku ludahi anus bunda beib, langsung saja aku arahkan kontolku ke arah anusnya. Dan luar biasa, sensasinya jauh lebih enak daripada ngentot memek ternyata. “oooohhhhh enak sekali anusmu bu” erangku. Lalu ku ayunkan pinggulnya dan tanganku tidak tinggal diam, kuraih susunya dan kuremas- remas. “Terus syang terus entot anus ibu”. Kulihat dia memainkan itilnya sendiri. 20 menit kemudian kusudahi posisi ini dan ku angkat tubuhnya. Ku entot dengan posisi berdiri. “sayang, tubuhmu kuat sekali, enak sekali di entot sama kamu” pujinya. Ku arahkan kontolku ke memeknya dan Bleessssssss…. lalu ku entot sambil berdiri, “ah uh ah uh” erangku 10 Menit kemudian dia menggoyangkan pantatnya sendiri dan membuat kontolku kelonjotan. “Bu aku mau muncrat, udah nggak ini…. ah… ah…”,teriak nikmatku, “Bareng sama ibu sayang” ujarnya.
“ayo buuu ayooo, ah ah ahhhhhhh”,, ujarku, “iya sayang, ah… ah… ah… itillkuuuuuuuu…. ahhhhhhhhhhhh” dan kamipun orgasme bersama sama… Crot…crot… crot… Aku dan bunda beibpun terkulai lemas seketika. Di luar, hujan masih besar, lalu bunda beib pergi ke kamar mandi dan aku ikuti. Di wc, kami saling menyabuni. “sedot itilku sekali lagi sayang” bunda beib memintaku. Tanpa ampun aku sedot lagi memek san itilnya sampai dia terkulai lemas. Kami pun segera bergegas memakai baju dan menonton tv sambil meremas dan menciumi bibir bunda beib. Tidak lama kemudian hujanpun reda dan Mia pacarku datang dan kamipun bersikap biasa seakan akan tidak pernah terjadi apa-apa.Sungguh pengalaman yang sangat gila dan liar bagiku. Sampai sekarang aku lebih sering ngentot sama bunda beib daripada sama pacarku Mia. Demikialah ceritaku skandal aku dan ibu pacarku.