Chat

Slider

BOKEP MEKI.CLUB

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ INDOBISPAK.com

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ INDOBISPAK.com


Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Namaku Lani, seorang ibu rumah tangga, umurku 36 tahun. Suamiku namanya Prasojo, usia 44 tahun, seorang pegawai di pemerintahan di Bantul. Aku bahagia dengan suami dan kedua anakku. Suamiku seorang laki-laki yang gagah dan bertubuh besar, biasalah dulu dia seorang tentara. Penampilanku walaupun telah terbilang berumur tapi paling terawat, sebab aku rajin ke salon dan fitnes dan yoga. Kata orang, aku serupa seperti Sandy Harun.

Tubuhku masih dapat dikatakan langsing, walaupun payudaraku tergolong besar, sebab sudah punya anak dua. Anakku yang kesatu mempunyai nama Rika, seorang gadis remaja yang beranjak dewasa. Dia telah mau lulus SMA, yang kedua Sangga,masih sekolah SMA ruang belajar 1. Rika walaupun bermukim serumah dengan kami pun lebih sering menguras waktunya di lokasi kosnya di area Gejayan.

>¦ MASTERKIU ¦< >¦ SITUS AGEN POKER QQ ¦>¦ DOMINO 99 ¦<

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Kalau si Sangga, sebab cowok remaja, lebih tidak jarang berkumpul dengan teman-temannya ataupun sibuk berkegiatan di sekolahnya. Semenjak bukan lagi sibuk mengurusi anak-anak, kehidupan seksku semakin tua malah semakin menjadi-jadi. Apalagi suamiku di samping bertubuh kekar, pun orang yang paling terbuka soal hal seks. Akhir-akhir ini, sesudah anak-anak besar, kami berlangganan internet.

Aku dan suamiku tidak jarang browsing masalah-masalah seks, baik video, cerita, ataupun foto-foto. Segala macam gaya bersangkutan badan kami lakukan. Kami bercinta paling sering, paling tidak seminggu tiga kali. Entah mengapa, sejak kami tidak jarang berseluncur di internet, gairah seksku semakin menggebu. Sebagai tentara, suami tidak jarang tidak terdapat di rumah, tapi bila pas di rumah, kami langsung main kuda-kudaan, hehehe. Sudah lama kami menyimpulkan untuk tidak punya anak lagi. Tapi aku paling takut guna pasang spiral. Dulu aku pernah mengupayakan suntik dan pil KB.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Tapi kini kami lebih tidak jarang pakai kondom, atau lebih seringnya suamiku ‘keluar’ di luar. Biasanya di mukaku, di payudara, atau bahkan di dalam mulutku. Pokoknya kami paling hati-hati supaya Sangga tidak punya adik lagi. Dan tenang saja, suamiku paling jago mengendalikan muncratannya, jadi aku tidak cemas muncrat di dalam rahimku.

Walaupun telah dua kali mencetuskan tubuhku tergolong sintal dan seksi. Payudaraku masih lumayan kencang sebab terawat. Tapi yang jelas, bodiku masih semlohai, sebab aku masih punya pinggang. Aku sadar, bila tubuhku masih tetap menciptakan para lelaki menelan air liurnya. Apalagi aku tergolong ibu-ibu yang suka gunakan baju yang agak ketat. Sudah kelaziman sih dari remaja.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Suamiku tergolong seorang pejabat yang baik. Dia ramah pada masing-masing orang. Di dusun dia tergolong aparat yang digemari oleh semua tetangga. Apalagi suamiku juga tidak sedikit bergaul dengan anak-anak muda kampung. Kalau pas di rumah, suamiku sering menyuruh anak-anak muda guna bermain dan berdialog di teras rumah. Semenjak satu tahun yang lalu, di halaman depan lokasi tinggal kami di bangun semacam gazebo guna nongkrong semua tetangga.

Setelah melakukan pembelian televisi baru, televisi lama kami, diletakkan di gazebo itu, sehingga semua tetangga kerasan nongkrong di situ. Yang jelas, tidak sedikit bapak-bapak yang curi-curi pandang ke tubuhku bila pas aku bersih-bersih halaman atau ikutan nimbrung sebentar di lokasi itu. Maklumlah, bila istilah kerennya, aku ini tergolong MILF, hehehe. Di samping bapak-bapak, ada pun pemuda dan remaja yang tidak jarang bermain di rumah. Salah satunya sebab gazebo tersebut juga dipergunakan sebagai perpustakaan guna warga.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Salah satu anak dusun yang sangat sering main ke rumah ialah Indun, yang masih SMP ruang belajar 2. Dia anak tetangga kami yang berjarak 3 lokasi tinggal dari lokasi kami. Anaknya baik dan enteng tangan. Sama suamiku dia paling akrab, bahkan sering menolong suamiku bila lagi bersih-bersih rumah, atau membelikan kami sesuatu di warung. Sejak masih anak-anak, Indun dekat dengan anak-anak kami, mereka tidak jarang main karambol bersama di gazebo kami.

Bahkan kadang-kadang Indun menginap di situ, karena bila malam, gazebo tersebut diberi penutup oleh suamiku, sampai-sampai tidak terasa dingin. Pada sebuah malam, aku dan suamiku sedang bermesraan di kamar kami. Semenjak sering menyaksikan adegan blow job di internet, aku jadi kejangkitan mengulum penis suamiku. Apalagi penis suamiku ialah penis yang sangat gagah sejagat bagiku. Tidak kalah dengan penis-penis yang biasa kulihat di BF.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Padahal dulu masa-masa masih pengantin muda aku selalu menampik kalau disuruh blowjob. Entah mengapa sekarang di umur yang telah pertengahan kepala tiga ini aku malah tergila-gila mengulum batang suamiku. Bahkan aku dapat orgasme melulu dengan mengulum batang besar itu. Tiap nonton film blue juga mulutku serasa gatal. Kalau pas tidak terdapat suamiku, aku selalu membawa pisang bila nonton film-film gituan.

Biasalah, seraya nonton, sambil santap pisang, hehehe. Malam tersebut pun aku dengan rakus menjilati penis suamiku. Untuk mas Prasojo, mulutku ialah vagina keduanya. Dengan berseloroh, dia pernah bilang bila sebenarnya dia sama saja telah poligami, sebab dia punya dua lubang yang sama-sama hotnya guna dimasuki. Ucapan tersebut ada benarnya, sebab mulutku sudah nyaris menyerupai vagina, baik dalam mengulum maupun dalam menyedot.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Karena kami menghindari kehamilan, bahkan mayoritas sperma suamiku masuk ke dalam mulutku. Malam tersebut kami lupa bila Indun istirahat di gazebo kami. Seperti biasa, aku teriak-teriak pada masa-masa penis suamiku mengaduk-aduk vaginaku. Suamiku paling kuat. Malam tersebut aku telah berkali-kali orgasme, sedangkan suamiku masih segar bugar dan menggenjotku terus menerus.

Tiba-tiba kami tersentak, saat kami mendengar suara berisik di jendela. Segera suami menarik keluar batangnya dan membuka jendela. Di luar nampak Indun dengan wajah kaget dan gemetaran ketahuan mengintip kami. Suamiku nampak marah dan melongokkan badannya terbit jendela. Indun yang kaget dan ketakutan meloncat ke belakang. Saking kagetnya, kakinya terantuk got kecil di teras rumah. Indun terjerembab dan terjungkal ke belakang. Suamiku tak jadi marah, namun dia kesal juga.
“Walah, Ndun! Kamu tersebut ngapain?” bentaknya.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Indun ketakutan separuh mati. Dia sangat memuliakan kami. Suamiku yang awalnya kesal juga tak jadi memarahinya. Indun gelagepan. Wajahnya meringis menyangga sakit, kelihatannya pantatnya terantuk sesuatu di halaman. Aku tadinya pun sangat malu diintip anak ingusan itu. Tapi aku pun menyayangi Indun, bahkan laksana anakku sendiri. Aku pun sadar, sebetulnya kami yang salah sebab bercinta dengan suara segaduh itu. Aku segera meraih dasterku dan ikut mendekat Indun.

“Aduh, mas. Kasian dia, gak usah dimarahin. Kamu sakit Ndun?” Aku mendekati Indun dan memegang tangannya.
Wajah Indun paling memelas, antara takut, sakit, dan malu.

“Sudah gak papa. Kamu sakit, Ndun?” tanyaku. “Sini coba anda berdiri, dapat gak?”
Karena gemeteran, Indun gagal mengupayakan berdiri, dia justeru terjerembab lagi. Secara reflek, aku memegang punggungnya, sampai-sampai kami berdua menjadi berpelukan. Dadaku menyentuh lengannya, pasti saja dia dapat menikmati lembutnya gundukan besar dadaku, sebab aku melulu memakai daster tipis yang sambungan, sedangkan di dalamnya aku tidak menggunakan apa-apa.
“Aduh sorri, Ndun” pekikku.

Tiba-tiba suamiku tertawa. Agak kesal aku melirik suamiku, mengapa dia menertawai kami.
“Aduh Mas ini. Ada anak jatuh kok justeru ketawa”

“Hahaha.. lihat itu, Dik. Si Indun ternyata udah gede, hahaha…” kata suamiku seraya menunjuk selangkangan Indun. Weitss… ternyata barangkali tadi Indun mengintip kami seraya mengocok, sebab di atas celananya yang agak melorot, batang kecilnya mencuat ke atas. Penis kecil tersebut terlihat paling tegang dan berwarna kemerahan. Malu pun aku menyaksikan adegan itu, lagipula si Indun. Dia tambah gelagepan.

“Hussh Mas. Kasihan dia, udah malu tuh”, kataku yang malah menambah malu si Indun.
“Kamu suka yang lihat barusan, Ndun? Wah, hayooo… anda nafsu ya lihat istriku?” goda suamiku.
Suamiku justeru ketawa-ketawa seraya berdiri di belakangku. Tentu saja wajah Indun tambah memerah, walaupun tetap saja penis kecilnya tegak berdiri. Kesal pun aku sama suamiku. Udah gak menolonng justeru mentertawakan anak ingusan itu.

“Huh, Mas mbok tidak boleh godain dia, mbok tolongin nih, angkat dia”
“Lha dia khan telah berdiri, ya tho Ndun? Wakakak” kata suamiku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Aku sungguh tidak tega lihat muka anak itu. Merah padam sebab malu. Aku kemudian berdiri mengangkang di depan anak itu, dan memegang dua tangannya guna menariknya berdiri. Berat pun badannya. Kutarik kuat-kuat, kesudahannya dia terangkat. Tapi baru separuh jalan, mungkin sebab dia masih gemetar dan aku pun kurang kuat, tiba-tiba malah aku yang jatuh menimpanya. Ohhh… aku berjuang untuk menyangga badanku supaya tidak menindih anak itu, namun tanganku justeru menekan dada Indun dan membuatnya jatuh terlentang sekali lagi. Bahkan kali ini, aku ikut jatuh terduduk di pangkuannya. Dan…. ohhhh. Sleppp…. terasa sesuatu menggesek bibir vaginaku.

“Waa…!” aku tersentak dan sesaat bingung apa yang terjadi, begitu pun dengan Indun, wajahnya nampak paling ketakutan. “Aduuuhhh!” teriakku. Sementara suamiku malah tertawa menyaksikan kami jatuh lagi. Tiba-tiba aku sadar benda apa yang bergesekan dengan vaginaku, penis kecil si Indun! Penis tersebut menggesek distrik sensitifku disamping sebab vaginaku masih basah oleh persetubuhanku dengan suamiku, pun karena aku tidak mengenakan apa-apa di balik daster pendekku.

“Ohhhhh…. apa yang terjadi?” Pikirku.
Mungkin pun karena penis Indun yang masih imut dan lobang vaginaku yang biasa digagahi penis besar suami, jadinya sangat gampang diselipin batang kecil itu.

Ngentot Tetangga
“Ohhh.. Masss???” desisku pada suamiku. Kali ini suamiku berhenti tertawa dan agak kaget.
“Napa, say?” tanyanya heran.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Kami bertiga sama-sama kaget, suamiku nampaknya pun menyadari apa yang terjadi. Dia mendekati kami, dan menyaksikan bahwa kelamin kami saling bersentuhan. Beberapa ketika kami bertiga terdiam bingung dengan apa yang terjadi. Aku menikmati penis Indun berdenyut-denyut. Lobangku pun segera meresponnya, menilik rasa tanggung sesudah persetubuhanku dengan suamiku yang tertunda. Aku mengupayakan bangkit, namun entah kenapa, kakiku jadi gemetar dan pulang selangkanganku mengurangi tubuh si Indun. Tentu saja penisnya melesak ke lobangku. Ohhh… aku menikmati sensasi yang biasa kutemui kala sedang bersetubuh.

“Ohhh…” desisku. Indun terpekik tertahan. Wajahnya memerah. Tapi aku menikmati pantatnya sedikit ditingkatkan merespon selangkanganku. Slepppp… pulang penis tersebut menusuk dalam lobangku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Yang mencengangkan suamiku diam saja, entah sebab dia kaget atau apa. Hanya aku lihat wajahnya ikut memerah dan tidak banyak membuka mulutnya, barangkali bingung pun untuk bereaksi dengan situasi mengherankan ini.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Aku diam saja menyangga napas seraya menguatkan tanganku yang menyangga tubuhku. Tanganku sedang di sisi kanan dan kiri si Indun. Sementara Indun dengan wajah merah padam menatap mukaku dengan panik. Agak mangkel pun aku lihat mukanya, panik, takut, namun kok penisnya tetap tegang di dalam vaginaku. Dasar anak mesum, pikirku.

Tapi mengherankan juga, aku malah merasakan sensasi yang mengherankan dengan adanya penis anak yang telah kuanggap saudaraku sendiri tersebut dalam vaginaku. Agak kasihan pun lihat mukanya, dan pun muncul rasa sayang. Pikirku, kasihan pun anak ini, dia paling bernafsu mengintip kami, dan juga lagipula yang dikawatirkan, sebab penisnya telah terlanjur dalam vaginaku. Aku melirik suamiku seraya tetap duduk di pangkuan si Indun. Suamiku tetap diam saja. Agak kesal pun aku lihat respon mas Prasojo.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Tiba-tiba pikiran badung menyelimuti. Kenapa tidak kuteruskan saja persetubuhanku dengan Indun, toh penisnya telah menancap di vaginaku. Apalagi bila lihat muka hornynya yang telah di ubun-ubun, kasihan lihat Indun bila tidak diteruskan. Dengan nekat aku kembali mengurangi pantatku ke depan. Vaginaku meremas penis Indun di dalam. Merasakan remasan itu, Indun terpekik kaget. Suamiku mendengus kaget juga.

“Dik, aaa…paaaa yang kaulakukan?” kata suamiku gagap.
Aku diam saja, melulu saja aku mulai menggoyang pantatku maju mundur.
Suamiku melongo sekarang. Wajahnya mendekat menyaksikan mukaku separuh tak percaya. Indun tidak berani lihat suamiku. Dia menatap wajahku keheranan dan sarat nafsu.
“Mas… aku teruskan saja ya, kasihan si Indun. Apalagi khan telah terlanjur masuk, toh sama saja…” bisikku berani ke suamiku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Aku tak dapat lagi mengasumsikan perasaan suamiku. Kecelakaan ini benar-benar di luar estimasi kami semua. Tapi suamiku memegang pundakku, yang kupikir mengijinkan kejadian ini. Entah apa yang terdapat di pikiranku, aku tiba-tiba sangat hendak menuntaskan nafsu si Indun. Si Indun mengerang-erang seraya terbaring di rerumputan halaman lokasi tinggal kami. Kembali aku memaju-mundurkan pantatku seraya meremas-remas penis kecil tersebut di dalam lobangku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Remasanku selalu buat suamiku tak tahan, sebab aku rajin ikut senam. Apalagi ini si Indun, anak ingusan yang tidak berpengalaman. Tiba-tiba, sebab sensasi yang mengherankan ini, aku menikmati orgasme di dalam vaginaku. Jarang aku orgasme secepat itu. Aku mengerang dan merintih sambil mencengkeram lengan suamiku. Banjir mengalir dalam lobangku. Otomatis remasan dalam vaginaku menguat, dan penis kecil si Indun diapit dengan luar biasa.
Indun meringis dan mengerang. Pantatnya melengkung naik, dann…. croottttttttt………..
Cairan panas tersebut membanjiri rahimku. Aku laksana hilang kendali, seluruh tiba-tiba gelap dan aku diserbu oleh badai kenikmatan…

“Ohhhhhhhhhh…”
Aku kemudian terkulai seraya menunduk menyangga tubuhku dengan kedua tanganku. Nafasku megap-megap tidak karuan. Sejenak aku diam tak tahu mesti bagaimana. Aku dan suamiku saling berpandangan.
“Dik… Indun gak gunakan kondom ..?” suamiku terbata-bata.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Kami sama-sama kaget menyadari bahwa percintaan tersebut tanpa pengaman sama sekali, dan aku sudah menerima tidak sedikit sekali sperma dalam rahimku, sperma si anak ingusan. Ohhh… tiba-tiba aku sadar bakal resiko dari persetubuhan ini. Aku dalam masa subur, dan sangat dapat jadi aku bakalan berisi anak dari Indun, bocah SMP yang masih ingusan.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Pelan-pelan aku berdiri dan menarik keluar penis Indun dari vaginaku. Penis tersebut masih separuh berdiri, dan berkilat basah oleh cairan kami berdua. Aku dan suamiku mengehela nafas. Cepat cepat aku membetulkan dasterku. Dengan gugup, Indun pun menaikkan celananya dan duduk ketakutan di rerumputan.

“Maa.. ma’af, Bu..” kesudahannya keluar pun suaranya.
Aku menatap Indun dengan wajah seramah mungkin. Suamiku yang kesudahannya pegang peranan.
“Sudahlah, Ndun. Sana anda pulang, mandi dan cuci-cuci!” perintahnya tegas.
“Iya, om. Ma.. maaf ya Om” kata Indun seraya menunduk. Segera dia meluncur pergi lewat halaman samping.
“Masuk!” suamiku menyaksikan ke arahku dengan suara agak keras.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Gemetar pun aku mendengar suamiku yang seringkali halus dan mesra padaku. Aduuh, apa yang bakal terjadi?bKami berdua masuk ke rumah, aku tercekat tidak dapat mengatakan apa-apa. Tiba-tiba pikiran-pikiran buruk menderaku, jangan-jangan suamiku tak memaafkanku. Ohhh apa yang dapat kulakukan. Di dalam kamar tangisanku pecah. Aku tak berani menatap suamiku. Selama ini aku ialah istri yang setia dan bahagia bareng suamiku, namun malam ini… tiba-tiba aku merasa paling kotor dan hina. Agak lama suamiku membiarkanku menangis. Pada kesudahannya dia membelai pundakku.

“Sudahlah bu, ini khan kecelakaan.”
Hatiku paling lega. Aku menatap suamiku, dan menghirup bibirnya. Tiba-tiba aku menjadi paling takut kehilangan dia. Kami berdekapan lama sekali.
“Tapi mas… bila aku…… hamil gimana?” tanyaku memberanikan diri.
“Ah.. mana mungkin, dia khan masih ingusan. Dan bila pun Dik Idah hamil khan gak papa, si Sangga pun sudah siap bila punya adik lagi”, sanggah suamiku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Jawaban tersebut sedikit mendinginkan hatiku. Akhirnya kami bercinta lagi. Kurasakan suamiku begitu mengebu-gebu mengerjaiku. Apa yang terdapat di pikirannya, aku tak tahu, sebenarnya dia barusan saja menyaksikan istrinya disetubuhi anak muda. Sampai-sampai aku kelelehan melayani suamiku. Pada orgasme yang ketiga aku menyerah.

“Mas, keluarin di mulutku saja ya… aku tak powerful lagi” bisikku pada orgasme ketigaku saat kami dalam posisi doggystye.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Suamiku menerbitkan penisnya dan menyorongkannya ke mulutku. Sambil tergeletak aku menyedot-nyedot penis besar itu. Sekitar separuh jam kemudian, mulutku sarat dengan sperma suamiku. Dengan sarat kasih sayang, aku menelan seluruh cairan kental itu.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Hari-hari selanjutnya selesai dengan biasa. Aku dan suamiku tetap dengan kemesraan yang sama. Kami seakan-akan melupakan kejadian malam itu. Hanya saja, Indun belum berani main ke rumah. Agak kangen pun kami dengan anak itu. Sebenarnya lokasi tinggal kami dekat dengan lokasi tinggal Indun, namun aku pun belum berani guna melihat suasana anak itu.

Hanya saja aku masih tidak jarang ketemu ibunya, dan tidak jarang iseng-iseng nanya suasana Indun. Katanya sih dia baik-baik saja melulu sekarang lagi sibuk persiapan inginkan naik ruang belajar 3 SMP. Seminggu sebelum bulan puasa, Indun datang ke rumah mengirimkan selamatan keluarganya. Wajahnya masih kelihatan malu-malu ketemu aku. Aku sendiri dengan riang menemuinya di depan rumah.

“Hai Ndun, kok anda jarang main ke rumah?” tanyaku.
“Eh, iya bu. Gak papa kok Bu”, jawabnya seraya tersipu.
“Bilang ke mamamu, makasih ya”

“Iya bu”, jawab Indun dengan canggung. Dia bahkan tak berani menatap wajahku. Entah mengapa aku merasa kangen sekali sama anak itu. Padahal dia jelas masih anak ingusan, dan bukan type-type anak SMP yang populer dan gagah kayak yang jago-jago main basket. Jelas si Indun tidak terlampau gagah, namun ukuran sedang guna anak SMP. Hanya badannya memang tinggi.

“Ayo masuk dulu. Aku buatin minum ya” ajakku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Indun terlihat masih agak malu dan fobia untuk masuk lokasi tinggal kami. Siang tersebut suamiku masih dinas ke Kulonprogo. Anak-anak pun tidak terdapat yang di rumah. Kami berdialog sebentar mengenai sekolahnya dan sebagainya. Sekali-kali aku merasa Indun melirik ke badanku. Wah, gak tahu kenapa, aku merasa senang pun diperhatiin sama anak tersebut badanku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Waktu tersebut aku mengenakan kaos agak ketat sebab barusan ikut ruang belajar yoga bareng ibu-ibu Candra Kirana. Tentunya dadaku terlihat paling menonjol. Akhirnya tidak begitu lama, Indun pamit pulang. Dia kelihatan lega sikapku padanya tidak berubah sesudah kejadian malam itu.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Hingga pada bulan selanjutnya aku tiba-tiba gelisah. Sudah nyaris lewat dua minggu aku belum datang bulan. Tentu saja kejadian waktu tersebut membuatku meningkat panik. Gimana bila benar-benar jadi? Aku belum berani bilang pada Mas Prasojo. Untuk mengerjakan test saja aku paling takut. Takutnya bila positif.

Hingga pada sebuah pagi aku mengerjakan test kehamilan di kamar mandi. Dan, deg! Hatiku laksana mau copot. Lembaran kecil tersebut menunjukkan bila aku positif hamil!!! Oh Tuhan!

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Aku benar-benar kaget dan tak percaya. Jelas ini bukan anak suamiku. Kami tidak jarang kali bercinta dengan aman. Dan jelas cocok dengan masa-masa kejadian, ini ialah anak Indun, si anak SMP yang belum lumayan umur. Aku benar-benar bingung. Seharian aku tidak bisa berkonsentrasi. Pikiranku berkecamuk tidak karuan. Bukan saja sebab aku tidak siap guna punya anak lagi, tapi pun bagaimana reaksi suamiku, bahwa aku hamil dari laki-laki lain. Itulah yang sangat membuatku bingung.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Hari tersebut aku belum berani guna memberi tahu suamiku. Dua hari berikutnya, malah suamiku yang menikmati perbedaan sikapku.
“Dik Lani, terdapat apa? Kok sepertinya tidak cukup sehat?” tanyanya sarat perhatian.
Waktu tersebut kami sedang istirahat bedua. Aku tidak dapat mengeluarkan kata-kata. Yang kulakukan melulu memeluk suamiku erat-erat. Suamiku menjawab pelukanku.
“Ada apa sayang?” tanyanya.

Badan kekarnya memelukku mesra. Aku tidak jarang kali merasa tenang dalam pelukan laki-laki perkasa itu. Aku tidak berani menjawab. Suamiku memegang mukaku, dan menghadapkan ke mukanya. Sepertinya dia menyadari apa yang terjadi. Sambil menatap mataku, dia bertanya, “benarkah?”
Aku mengangguk pelan seraya menagis, “aku hamil, mas…”

Jelas suamiku pun kaget. Dia diam saja seraya tetap memelukku. Lalu dia membalas singkat’
“besok anda ke dokter Merlin”. Aku mengangguk, kemudian kami saling berdekapan sampai pagi tiba.
Hari selanjut sore-sore kami berdua mendatangi dokter Merlin. Setelah dilaksanakan test, dokter cantik tersebut memberi selamat pada kami berdua.

“Selamat, Pak dan Bu Prasojo. Anda bakal mendapatkan anak ketiga”, kata dokter tersebut riang.
Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Kami menyampaikan terimakasih atas perkataan itu, dan sepanjang jalan kembali tidak berbicara sepatah kata pun. Setelah itu, suamiku tidak menyebut masalah itu, bahkan dia memberi tahu pada anak-anak bila mereka bakal punya adik baru. Anak-anak ternyata senang juga, sebab sudah lama tidak terdapat anak kecil di rumah. Untuk mereka, adik kecil akan memeriahkan rumah yang kini sudah bukan lagi ada suara anak kecilnya.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Malamnya, sesudah tahu aku hamil, suamiku malah menyetubuhiku dengan ganas. Aku tidak tahu apakah dia ingin supaya anak tersebut gugur atau sebab dia merasa paling bernafsu padaku. Yang jelas aku menyambutnya dengan tak kalah bernafsu. Bahkan kami baru istirahat menjelang jam 3 pagi-pagi sekali setelah sepanjang malam kami bergelut di kasur kami.
Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Aku tidak tahu lagi bagaimana wujud mukaku malam itu, sebab sepanjang malam mulutku disodok-sodok penis suamiku, dan diisi oleh muncratan spermanya yang hingga tiga kali mengairi muka dan mulutku. Aku nyaris tidak dapat bangun pagi harinya, sebab seluruh tubuhku laksana remuk dikerjain suamiku. Untungnya esok harinya hari libur, jadi aku tidak mesti buru-buru menyiapkan sekolah anak-anak.

Hari-hari selanjutnya selesai dengan luar biasa. Suamiku meningkat hot masing-masing malam. Aku pun selalu merasa horny. Wah, beruntung pun kalau seluruh ibu-ibu ngidamnya penis suami laksana kehamilanku kali ini. Hamil kali ini betul-betul lain dengan kehamilanku sebelumnya, yang seringkali pakai ngidam gak karuan. Hamil kali ini malah aku merasa paling santai dan bernafsu birahi tinggi.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Setiap malam vaginaku terasa senut-senut, terdapat atau tak terdapat suamiku. Kalau pas terdapat enak, aku bermukim naik dan goyang-goyang pinggang. Kalau pas gak terdapat aku yang tidak jarang kebingungan, dan mencari-cari di internet film-film porno. Sudah tersebut pasti aku mainin gunakan pisang, yang jadi langgananku di pasar masing-masing pagi, hehehe.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Yang jadi masalah, ialah perlukah aku memberi tahu si Indun bahwa aku hamil dari benihnya? Aku tidak berani bertanya pada suamiku. Dia menyokong kehamilanku saja sudah paling membahagiakanku. Aku menjadi bahagia dengan kehamilan ini. Di luar dugaanku, ternyata kami sekeluarga telah siap menyambut anggota baru family kami. Itulah urusan yang paling aku syukuri.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Pas bulan puasa, tiba-tiba suamiku mengerjakan sesuatu yang mengherankanku. Dia menyuruh Indun untuk menolong bersih-bersih lokasi tinggal kami. Tentu saja aku senang, sebab suamiku sudah dapat menerima kejadian masa-masa itu. Aku senang menyaksikan mereka berdua bergotong-royong mencuci halaman dan rumah. Indun dan Mas Prasojo nampak telah bersikap biasa sebagaimana sebelum kejadian malam itu.

Bahkan sesekali Indun pulang menginap di gazebo kami, sebab kami merasa sepi pun tanpa kehadiran anak-anak. Si Rika semakin sibuk dengan hal kampusnya, sedangkan si Sangga melulu pada malam hari saja mengindikasikan mukanya di rumah. Semenjak itu, keadaan di lokasi tinggal kami menjadi kembali laksana sediakala. Tetap saja gazebo depan lokasi tinggal sering ramai dikunjungi orang.

Cuma kini Indun tidak pernah lagi menginap di sana. Mungkin karena nyaris ujian, jadi dia mesti tidak sedikit belajar di rumah. Beberapa bulan kemudian, tubuhku mulai berubah. Perutku mulai tampak membuncit. Kedua payudara membesar. Memang bila hamil, aku selalu merasakan pembengkakan pada kedua payudaraku. Hormonku membuatku tidak jarang kali bernafsu.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Mas Prasojo pun seakan-akan ikut merasakan perubahan hormon. Nafsu seksnya semakin menggebu menyaksikan perubahan di tubuhku. Kalau pas di rumah, masing-masing malam kami bertempur habis-habisan. Gawatnya, payudaraku yang memang sebelumnya telah besar menjadi meningkat besar.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Semua bra yang kucoba telah tidak muat lagi, sebenarnya bra yang kupakai ialah ukuran terbesar yang terdapat di toko. Kata yang jual, aku mesti pesan dulu untuk melakukan pembelian bra yang pas di ukuran dadaku sekarang. Akhirnya aku nekat bila di lokasi tinggal jarang menggunakan bra. Kecuali bila keluar, itupun aku menjadi tersiksa sebab pembengkakan payudaraku.

Aku menjadi laksana mesin seks. Dadaku besar, dan pantatku membusung. Seolah tak pernah puas dengan bercinta masing-masing malam. Suamiku mengimbangiku dengan nafsunya yang juga meningkat besar. Indun kesudahannya tahu pun kehamilanku. Dia tidak jarang curi-curi pandang menyaksikan perutku yang mulai membuncit.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Aku tidak tahu, apakah dia sadar, bila anak dalam kandunganku ialah hasil dari perbuatannya. Yang jelas, Indun menjadi paling perhatian padaku. Setiap senja dia ke lokasi tinggal untuk menolong apa saja. Bahkan di malam hari juga dia masih di lokasi tinggal sambil sekali-kali meneruskan program mengaji anak-anakku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Pada sebuah malam, Mas Prasojo mesti pergi dinas ke luar kota. Malam tersebut kami tidak mempedulikan Indun hingga malam di lokasi tinggal kami, sambil mengawal menjaga rumah. Aku mesti ikut pengajian dengan ibu-ibu kampung. Jam separuh 10 malam aku baru pulang. Sampai di rumah, aku lihat Indun masih menggarap tugas sekolahnya di ruang tamu.

“Ndun, Sangga telah pulang?” tanyaku sambil membubuhkan payung, sebab malam tersebut hujan lumayan deras.
“Belum, Bu”

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Aku kemudian menelpon anak itu. Ternyata dia sedang menggarap tugas di lokasi tinggal temannya. Aku percaya dengan Sangga, sebab anak tersebut tidak laksana anak-anak yang suka hura-hura. Dia tipe anak yang paling serius dalam belajar. Apalagi sekolahnya ialah sekolah teladan di kota kami. Jadi kubiarkan saja dia menginap di lokasi tinggal temannya itu.

Aku lalu berbicara ke Indun, “Kamu nginap sini aja ya, aku fobia nih, hujan deres banget dan Mas Prasojo gak kembali malam ini”.

Memang aku tidak jarang kali gak enak hati bila cuaca buruk tanpa mas Prasojo. Takutnya bila ada angin besar dan lampu mati. Apalagi kami telah tidak terdapat lagi masalah dengan kejadian masa-masa itu.
“Iya bu, sekalian aku ngerjain tugas di sini”, jawab Indun.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Aku melepas kerudungku dan duduk di depan tivi di ruang keluarga. Agak malas pun aku ganti daster, dan pun ada si Indun, gak enak bila dia nanti keingat kejadian dulu. Sambil masih tetap gunakan baju muslim panjang aku menyelonjorkan kakiku di sofa, sedangkan si Indun masih sibuk menggarap kalukulus di ruang tamu.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Bajuku baju panjang terusan. Agak gerah pun karena baju panjang itu, kesudahannya aku masuk kamar dan melepas bra yang menganiaya payudara bengkakku. Aku pun melepas cd ku sebab lembab yang spektakuler di celah vaginaku.

Maklum ibu hamil. Kalau kalian lihat aku malam tersebut mungkin kalian pun bakalan nafsu deh, soalnya walaupun gunakan baju panjang, tapi semua lekuk tubuhku pada keliatan, sebab pantat dan payudaraku membesar. Acara tivi gak terdapat yang menarik. Akhirnya aku ingat guna membuatkan Indun minuman. Sambil membawa kopi ke ruang tamu aku duduk mendampingi anak itu.

“Wah, makasih , Bu. Kok repot-repot” katanya sungkan.

“Gak papa, kok”
Aku duduk di depannya seraya tak sengaja membelai perutku.
Indun malu-malu menyaksikan perutku.

“Bu, udah berapa bulan ya?” tanyanya kemudian, sambil menempatkan penanya.
“Menurutmu berapa bulan? Masak nggak tahu?” tanyaku iseng menggodanya.
Tiba-tiba mukanya memerah. Indun lalu membungkuk malu.
“Ya nggak tahu bu… Kok saya dapat tahu darimana?” jawabnya tersipu.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Tiba-tiba aku sangat hendak memberi tahunya, kabar gembira yang sewajarnya juga dialami oleh bapak kandung dari anak dalam kandunganku. Dengan santai aku menjawab, “Lha bapaknya masak gak tahu usia anaknya?”

Indun kaget, gak menduga aku akan membalas sejelas itu. Dia jelas gelagapan. Hehehe. Apa yang kau harap dari seorang anak ingusan yang tiba-tiba bakal menjadi bapak.

Wajahnya melongo melihatku takut-takut. Dia tidak tahu akan membalas apa. Aku jadi tambah hendak menggodanya.

>¦ Situs Judi QQ ¦< >¦ Domino QQ ¦>¦ Poker QQ ¦< >¦ BandarQ Online ¦<

“Kamu sih, bapak yang gak bertanggung jawab. Sudah menghamili pura-pura tidak tahu lagi”, kataku seraya melirik menggodanya.

Aku mengelus-elus perutku. Geli pun lihat wajah Indun ketika itu. Antara kaget dan bingung serta perasaan-perasaan yang tidak dimengertinya.

“Aku… eeeee… maaf Bu… aku tidak tahu…” Indun menyeka keringat dingin di dahinya.
“Memangnya anda tidak suka anak dalam perutku ini anakmu?” tanyaku.
“Eh… aku suka banget Bu.. Aku seneng…” Indun benar-benar kalut.
“Ya udah, bila benar-benar seneng, sini anda rasakan gerakannya” kataku manja sambil membelai perutku.
“Boleh Bu? Aku pegang..?” tanyanya kawatir.

“Ya, sini, anda rasakan aja. Biar kalian dekat” perutku terlihat paling membuncit sebab baju muslim yang kupakai nyaris tidak muat menyembunyikan bengkaknya. Indun bergeser dan duduk di sebelahku. Matanya menunduk menyaksikan ke perutku. Takut-takut tangannya mengarah ke ke perutku. Dengan tenang kupegang tangan tersebut dan kudaratkan ke bukit di perutku. Sebenarnya aku berbohong, sebab umur begitu gerakan bayi belum terasa, namun Indun mana tahu. Dengan hati-hati dia menempatkan telapaknya di perutku.

“Maaf ya bu”, ijinnya. Aku tidak mempedulikan telapaknya menempel ketat di perutku. Dia diam seolah-olah mengupayakan mendengar apa yang terdapat di dalam rahimku. Aku merasa senang sekali sebab biar bagaimanapun anak ingusan ini ialah bapak dari anak dalam kandunganku.
“Kamu suka punya anak?” tanyaku.

“Aku suka sekali, Bu, punya anak dari Ibu. Ohh.. Bu. Maafkan saya ya Bu” jawab Indun nyaris tak kedengaran. Tangannya gemetar di atas perutku.

Indun terlihat paling kebingungan, tak tahu mesti melakukan apa. Aku pun ikut bingung, dengan perasaan campur aduk. Antara bahagia, bingung, geli, dan macam-macam rasa gak jelas. Tiba-tiba dadaku berdebar-debar menatap anak muda itu. Anak tersebut sendiri masih takut-takut menyaksikan mukaku. Kami berdua tiba-tiba terdiam tanpa tahu mesti mengerjakan apa. Tangan Indun terdiam di atas perutku.

“Ndun, anda gimana perasaanmu lihat ibu-ibu yang lagi bengkak-bengkak kayak aku?” tanyaku memecah kesunyian.

“Saya suka sekali sama Ibu……” jawabnya.
“Kenapa?”
“Ibu cantik..” jawabnya dengan muka memerah.
“Ihh.. cantik dari mana? Aku khan udah tua dan lagian kini badanku kayak gini..” jawabku.
Indun mengusung wajahnya pelan menatapku, malu-malu.
“Gak kok, Ibu tetep cantik banget…” jawabnya pelan. Tangannya mulai mengelus-elus perutku. Aku merasa geli, yang tiba-tiba jadi tidak banyak horny. Apalagi tadi malam Mas Prasojo belum sempat menyetubuhiku.

“Kok waktu tersebut kamu tegang ngintip aku sama Mas Prasojo?” tanyaku manja. Mukaku memerah. Aku benar-benar bernafsu. Aneh juga, anak kecil ini pun kini membuatku pengen disetubuhi. Apa yang salah dengan tubuhku?

“Aku nafsu lihat badan Ibu…” kali ini Indun menatap wajahku.
Mukanya merah. Jelas dia bernafsu. Aku tahu banget muka laki-laki yang nafsu lihat aku.
“Kalau sekarang? Masa masih nafsu juga, aku khan telah membukit kayak gini..”
Indun belingsatan.
“Sekarang iya..” jawabnya sambil memperbaiki celananya.
“Idiiih…. Mana jajaki lihat?” godaku.

Indun kian berani. Tangannya gemetar membuka celananya. Dari dalam celananya tersembul terbit sebatang penis jauh lebih kecil dari punya suamiku. Yang jelas, penis tersebut sudah paling tegang.
“Wah, kok telah tegang banget. Pengen nengok anakmu ya?” godaku.

Indun telah menurunkan seluruh celananya. Tapi dia tidak tahu mesti mengerjakan apa. Lucu lihat batang kecil tersebut tegak menantang. Aku sudah paling horny. Vaginaku telah mulai basah. Tak tahu kenapa dapat senafsu tersebut dekat dengan anak SMP ini. Dengan gemes, aku pegang penis Indun.
“Mau dimasukin lagi?” tanyaku gemetar.
“Iya bu.. Mau banget”

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Tanpa menantikan lagi aku mendongkrak baju panjangku dan mengangkangkan kakiku. Segera vaginaku terpampang jelas di depan Indun. Rambut hitam vaginaku serasa paling kontras dengan kulit putihku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Segera kubimbing penis anak tersebut ke dalam lobang vaginaku. Indun merintih pelan, matanya terbeliak menyaksikan penisnya pelan-pelan masuk ditelan vaginaku.
“Ohhhh…… Buuu…..” desisnya.

Bless, segera penis tersebut masuk seluruhnya dalam lobang vaginaku. Aku sendiri merasakan kesenangan yang aneh. Entah kenapa, aku sangat hendak mengisi lobangku dengan batang itu.
“Diemin dulu di dalam sebentar, biar anda gak cepat keluar”, perintahku.

“Iiiiiyaaa, Bu..” erangnya. Indun mendongakkan kepalanya menahan kesenangan yang spektakuler baginya. Sengaja pelan-pelan kuremas penis tersebut dengan vaginaku, seraya kulihat reaksinya.
“Ohhh…” Indun merintih sambil mendongak ke atas.

Kubiarkan dia menikmati sensasi itu. Pelan-pelan tanganku meremas pantatnya. Indun membungkuk menatap wajahku di bawahnya. Pelan-pelan dia mulai dapat mengendalikan dirinya. Tampak nafasnya mulai agak teratur. Kupegang leher anak itu, dan kuturunkan mukanya. Muka kami semakin berdekatan. Bibirku lalu menghirup bibirnya. Kamu berdua melenguh, kemudian saling mengulum dan bermain lidah. Tangannya meremas dadaku. Aku merasakan kesenangan yang tiada tara. Segera kuangkat tidak banyak pantatku untuk menikmati seluruh batang tersebut semakin ambles ke dalam vaginaku.

“Ndun, mari gerakin maju mundur pelan-pelan..” perintahku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Indun mulai memaju mundurkan pantatnya. Penisnya walaupun kecil, bila sudah keras begitu nikmat sekali dalam vaginaku. Aku mengerang-erang sekarang. Vaginaku telah basah sekali. Banjir mengalir hingga ke pantatku, bahkan tentang sofa ruang tamu.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Aku menunjukkan tangan Indun guna meremas-remas payudaraku lagi. Dengan hati-hati dia berjuang tidak tentang perutku, sebab takut kandunganku. Ohhh… aku sudah paling nafsuu… selama 15 menit Indun memaju mundurkan pantatnya. Tidak mengira dia kini sekuat itu. Mungkin dulu dia panik dan belum terbiasa. Aku tiba-tiba menikmati orgasme yang luar biasa.

“Ohhhh…” teriakku. Tubuhku melengkung ke atas. Indun terdiam dengan tetap menancapkan penisnya dalam lobangku. “Aku sampai, Ndunnnn……” aku terengah-engah.

Sambil tetap tidak mempedulikan penisnya di dalam vaginaku, aku mendekap ABG itu. Badannya sarat keringat. Kami terdiam sekitar berepa menit seraya berpelukan. Penis Indun masih keras dan tegang di dalam vaginaku.
“Ndun, pindah kamar yuk”, ajakku.

Indun mengangguk. Dicabutnya penisnya dan berdiri di depanku. Aku ikut berdiri gemetar karena akibat orgasme yang mengebu barusan. Kemudian aku menuntun tangan anak tersebut membawanya ke kamarku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Di kamar aku meminta dia mencungkil bajuku, sebab agak repot melepas baju ini. Di depan pemuda tersebut aku sekarang telanjang bulat. Indun pun melepas bajunya. Sekarang kami berdua telanjang dan saling berpelukan. Aku lihat penisnya masih tegak mengacung ke atas. Aku rebahkan pemuda tersebut di kasurku. Lalu aku naik ke atas dan pulang memasukkan penisnya ke vaginaku. Kali ini aku yang menggenjotnya maju mundur.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Tangan Indun meremas-remas susuku. Ohh, nikmat sekali. Penis kecil tersebut benar-benar hebat. Dia berdiri tegak terus tanpa mengendor seidkit pun. Aku sengaja memutar-mutar pantatku agar penis tersebut cepat muncrat. Tapi tetap saja posisinya sama. Aku pulang orgasme, bahkan hingga dua kali lagi. Orgasme ketiga aku sudah keletihan yang luar biasa. Aku peluk pemuda tersebut dan kupegang penisnya yang masih tegak mengacung. Kami berdekapan di tengah ranjang yang biasa kupakai bercinta dengan suamiku.

“Aduuuh, Ndun.. anda kuat pun ya. Kamu masih belum terbit ya?”
“Gak papa Bu…” jawabnya pelan.

Tiba-tiba aku punya gagasan untuk menolong Indun. Kuraih batang kecil tersebut dan pulang kumasukkan dalam vaginaku. Kali ini kami saling berdekapan sambil berbaring bersisian.

“Ndun, Ibu udah lelah banget. Batangmu dibiarin aja ya di dalam, sampai anda keluar…” bisikku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Indun mengangguk. Kami pulang berpelukan laksana sepasang kekasih. Vaginaku berkedut-kedut menerima batang itu. Kubiarkan banjir mengalir mengairi vaginaku, Indun pun membiarkan penisnya tersimpan apik dalam vaginaku. Karena keletihan aku tertidur dengan penis dalam vaginaku. Gak tahu berapa jam aku tertidur dengan penis masih dalam vaginaku, saat jam 1 malam mendarat hpku menerima sms. Aku terbangun dan menyaksikan Indun masih menatap wajahku sambil tidak mempedulikan penisnya diam dalam lobangku.

“Aduh, Ndun. Kamu belum dapat bobok? Aduuuh, soriiii ya…” kataku seraya meremas penisnya dengan vaginaku.

“Gak papa kok, Bu. Aku seneng banget di dalam..” kata Indun.
Tanpa merubah posisi aku meraih hpku di meja samping ranjang. Kubuka sms, ternyata dari Mas Prasojo: “Hai Say, udah bobok? Kalau blum aku pengen telp”.
Aku segera balas: “Baru terbangn, telp aja, kangen”

Segera sesudah kubalas sms, Mas Prasojo menelponku. Aku menerima telepon seraya berbaring dan tidak mempedulikan penis Indun di dalam vaginaku.
“Hei… Sorii ganggu, udah bobok apa?” tanyanya.
“Gak papa Mas, kangen. Kapan jadinya balik?” tanyaku.

“Lusa, Dik, ini aku masih di jalan. Lagi terdapat pembekalan masyarakat. Gimana anak-anak?”
“Hmmm…. “ aku agak menggeliat. Indun memajukan pantatnya, fobia lepas penisnya dari lobangku. Aku menempatkan jariku di bibirnya, supaya dia tak bersuara. Indun mengangguk seraya tersenyum.
“Baik, mereka oke-oke saja kok. Udah pada santap dan bobok lelap dari jam 9 tadi. Aku kangen mas…”

“Sama.. Pengen nih” kata suamiku.
“Sini, inginkan di mulut apa di bawah?” tanyaku nakal.
“Mana aja deh”

“Nih, gunakan mulutku aja, udah lama gak dikasih. Udah gatel, hihih…” godaku.
“Aduuh Dik. Aku lagi di dusun sepi. Malah jadi kangen sama kamu. Gimana hayooo?” rengek suamiku.
Kami memang biasa saling tersingkap soal keperluan seks kami.
“Kocok aja Mas, aku pun mau” kataku manja.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Kemudian aku menggeser Indun supaya menindih di atas tubuhku. Sambil tanganku memblokir hp, aku berbisik ke Indun, “Sekarang anda genjot aku sekencang-kencangnya hingga keluar, ya. Sekuat-kuatnya”.
Indun mengangguk. Aku membalas telepon suamiku, “Ayo, mas, buka celananya..”

Aku memungut cdku di sampingku, kemudian kujejalkan ke mulut Indun. Indun tahu maksudku supaya dia tidak bersuara.
“Oke, Dik. Aku telah menghunus rudalku..”

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Sambil membalas mesra aku mengurangi pantat Indun supaya segera memaju mundurkan penisnya dalam vaginaku. Indun segera membalasnya, dan mulai menggenjotku. Aku menyuruhnya guna menurunkan kakinya ke samping ranjang sampai-sampai perutku tidak tertindih badannya. Sementara aku mengangkang dengan dua kakiku terangkat ke samping kiri dan kanan badan laki-laki abg itu. Ohhh, ya Tuhan. Bagai kesetanan, Indun menggenjotku laksana yang kuperintahkan. Aku mengerang-erang, begitu pun suamiku.

“Mas, aku masturbasi kesetanan ini….. Pengen banget…. Kamu kocok kuat-kuat yaaa….. Ahhhhh”
“Iyyyyaaaa… Ooohhh, untung aku bawa cdmu, bikin ngocok nihh…. Ohhhhh” erang suamiku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Tak kalah hebatnya, Indun menggasak lobangku dengan tanpa kompromi. Badan kurusnya maju mundur secepat bor listrik. Aku mengerang-erang tidak karuan. Suara lobangku berdecit-decit sebab banjir dan gesekan dengan penis Indun.

Benar-benar tak waras malam ini. Aku telah tidak ingat lagi berapa lama aku digenjot Indun. Suaraku sarat nafsu bertukar ucapan-ucapan mesra dengan suamiku. Indun seakan-akan tak pernah lelah. Tubuhnya telah banjir keringat. Stamina mudanya benar-benar membanggakan.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Keringat pun membanjiri tubuhku. Sementara suara suamiku pun meraung-raung kenikmatan, semoga kamar dia di perjalan dinas tersebut kamar yang kedap suara. Beberapa saat lantas aku kehabisan tenaga. Kuminta Indun guna berhenti sejenak. Pemuda tersebut nampak megap-megap sehabis menggenjotku habis-habisan. Setelah tersebut kami melanjutkan permainan kami. Indun dengan kuatnya menggenjotku habis-habisan.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Aku tak tahu lagi apa yang kecerecaukan di telepon, namun nampaknya suamiku pun sama saja. Beberapa saat lantas aku dan suamiku sama-sama berteriak, kami sama-sama keluar. Aku terengah-engah menata nafasku. Lalu suamiku memberi salam mesra dan ciuman jarak jauh. Kami sungguh-sungguh terpuaskan malam ini.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Setelah ngobrol-ngobrol singkat, suamiku memblokir teleponnya. Di kamarku, Indun masih menggenjotku pelan-pelan. Dia belum terbit rupanya. Wah, gila. Aku kawatir jepitanku barangkali sudah tidak mempan bikin penisnya yang masih tumbuh. Kubiarkan penis pemuda tersebut mengobok-obok vaginaku. Tiba-tiba kudorong Indun, sampai-sampai lepas penis dari lobangku.

“Ohhh”, lenguhnya kecewa.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Lalu aku tarik dia naik ke lokasi tidur, dan aku segera menungging di depannya. Indun tahu maksudku. Dia segera menunjukkan penisnya ke vaginaku. Tapi segera kupegang penis tersebut dan kuarahkan ke lobang yang lain. Pantatku! Mungkin di sanalah penis Indun akan diapit dengan maksimal, pikirku tanpa pertimbangan. Indun sadar apa yang kulakukan. Disodokkannya penisnya ke lobang pantatku.

Tapi lobang tersebut ternyata masih terlampau kecil bahkan bikin penis Indun. Aku berdiri dan menyuruhnya menunggu. Lalu aku turun dan memungut jelli organik dari dalam rak obat di kamar mandi. Dengan setia Indun menantikan dengan penis yang pun setia mengacung. Jelli tersebut kuoleskan ke semua batang Indun, dan beberapa kuusap-usapkan ke selama lobang pantatku. Kembali aku menunggingkan pantatku. Indun menunjukkan kotolnya pulang dan pelan-pelan lobang itu sukses di terobosnya.

“Ohhhhh…..” desisku. Sensasinya paling luar biasa. Pelan-pelan batang penis tersebut menyusup di lobang yang sempit itu.

Indun merintih keras. Setengah perjalanan, penis tersebut berhenti. Baru separo yang masuk. Indun terengah-engah, begitu pun aku.

“Pelan-pelan, Ndun…” bisikku.
Indun memegang bongkahan pantatku, dan pulang menyodokkan penisnya ke lobangku. Dan akhirnya semua batang tersebut masuk manis dalam lobang pantatku.

“Ohhh, Tuhan…” rasanya paling luar biasa, antara sakit dan nikmat yang tak terceritakan. Aku mengerang. Kami berdiam sejumlah menit, tidak mempedulikan lobangku terbiasa dengan batang penis itu. Setelah tersebut Indun mulai memaju mundukan pinggangnya. Rasanya luar biasa. Pengalaman baru yang membuatku ketagihan. Beberapa ketika kemudian, Indun mengerang-erang keras. Dia memaksakan menggejot pantatku dengan cepat, tapi sebab sangat sempit,
genjotannya tidak dapat lancar. Kemudian,

“ohhhhh…”
Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Indun memuncratkan spermanya dalam pantatku. Crot…Aku tersungkur dan Indun terlentang ke belakang. Muncratannya sebagian tentang punggungku. Kami sama-sama megap-megap dan keletihan yang luar biasa. Aku mengembalikan tubuhku dan mendekap Indun yang terkapar tanpa daya. Kami berdekapan dengan telanjang bulat sepanjang malam.

Paginya, aku bangun jam 6 pagi. ABG tersebut masih terdapat dalam pelukanku. Oh, Tuhan. Untung aku mengunci kamarku. Mbok Imah tetangga yang biasa bantuin ngurusin anak-anak telah terdengar suaranya di belakang. Oh.. Apa yang telah kulakukan tadi malam, aku benar-benar tidak berakhir pikir.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Kalau malam waktu tersebut benar-benar melulu sebuah kecelakaan. Tapi malam ini, aku dan Indun benar-benar melakukannya dengan sarat kesadaran. Apa yang kulakukan pada anak abg ini? Aku jadi gelisah memikirkannya, aku takut menciptakan anak ini menjadi anak yang salah jalan.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Rasa bersalah tersebut membuatku merasa meningkat sayang pada anak kecil itu. Kurangkul pulang tubuh kecil tersebut dan kuciumin pipinya. Tubuh kami masih sama-sama telanjang. Aku lihat si Indun masih lelap tidur. Mukanya nampak manis sekali pagi itu. Aku mengecup pipi anak tersebut dan membangunkannya.

“Ndun… Bangun. Kamu sekolah khan?” bisikku.
Indun nampak kaget dan segera duduk.
“Oh, Bu.. Maaf aku kesiangan…” katanya gugup.
“Gak papa Ndun, aku yang salah mengajakmu tadi malam”
Kami berpandangan.
“Maaf Bu. Aku benar-benar tidak sopan”
“Lho, khan bukan anda yang menyuruh kita istirahat bersama. Aku yang salah Ndun” bisikku pelan.
Indun menatapku, “Aku sayang sama Ibu…” katanya pelan.

“Ndun, anda punya pacar?”
“Belum, bu”
“Kamu janji ya tidak boleh cerita-cerita ke siapa-siapa ya soal kita”
“Iya bu, gak mungkinlah”
“Aku takut anda rusak sebab aku”
“Gak kok Bu, aku sayang sama Ibu”
“Kamu tidak boleh melakukan ini ke sembarang orang ya” kataku kawatir.
“Tidak Bu, aku bukan cowok laksana itu. Tapi bila sama Ibu, masih boleh ya…” katanya pelan.
Tiba-tiba aku sangat hendak memeluk anak itu.

“Aku pun sayang anda Ndun. Sini Ibu peluk” Indun menghampiri dan kami berdekapan sambil berdiri. Tangannya merangkul pinggangku, dan aku memegang pantatnya. Kami berdekapan lama dan saling berpandangan. Lalu bibir kami saling berpagutan. Gila, aku benar-benar serasa berpacaran dengan anak kecil itu. Mulut kami saling bergumul dengan panasnya.

Aku lihat penis anak tersebut masih tegak berdiri, mungkin sebab efek pagi hari. Tanganku meraih batang tersebut dan mengocoknya pelan-pelan.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Aku beranggapan cepat, sebab pagi ini Indun mesti sekolah, aku mesti segera menyelesaikan ketegangan penis itu. Aku segera mengembalikan tubuhku dan berpegangan pada meja rias. Sambil menyaksikan Indun lewat cermin aku menyuruhnya.
“Ndun, anda pakai jeli tersebut lagi. Cepat masukin lagi penismu ke pantat Ibu”

Indun buru-buru melumas batangnya. Aku menyorongkan bungkahan pantatku. Dari cermin aku dapat menyaksikan muku dan badanku sendiri. Ohh… agak malu pun aku menyaksikan tubuhku yang mulai membengkak di sana-sini, namun masih sarat dengan nafsu birahi.
“Cepat Ndun, nanti anda terlambat sekolah”, perintahku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Sambil mendekap perutku, Indun mendorong penisnya masuk ke lobang pantatku. Lobang yang semalam telah disodok-sodok tersebut segera menerima batang yang mengeras itu. Segera kami sudah mengerjakan persetubuhan lagi. Aku dapat menyaksikan adegan seksi tersebut lewat cermin, di mana mukaku terlihat paling nafsu dan pun muka Indun yang mengerang-erang di belakangku.
“Ayo, Ndun, sodok yang kuat”
“Iyyyaaa.. Bu”
“Terusss… Cepat”

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Sodokan-sodokan Indun semakin cepat. Lobang pantatku semakin lentur menerima batang imut itu. Sungguh kesenangan yang luar biasa. Tidak berapa lama lantas kami berdua sama-sama menjangkau puncak kenikmatan. Indun tidak mempedulikan cairan spermanya meluncur deras dalam pantatku. Kami sama-sama terengah-engah merasakan puncak yang barusan kami daki.

“Ohhh…”
Sejenak lantas aku lepaskan pantatku dari penisnya.
“Udah Ndun. Sana anda mandi, pulang. Nanti anda terlambat lho sekolahnya” kataku seraya tersenyum.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Indun mencari-cari pakaiannya. Tiba-tiba kami sadar bila celana Indun terdapat di ruang tamu. Aku suruh si Indun nunggu di kamar, dan aku segera berpakaian dan terbit ke ruang tamu. Moga-moga belum terdapat yang mengejar celana itu. Untungnya celana tersebut teronggok di bawah sofa dan terselip, sampai-sampai Mbok Imah yang seringkali sibuk dulu menyiapkan sarapan belum sempat merapikan ruang tamu.

Celana tersebut segera kuambil dan kubawa ke kamar. Si Indun yang awalnya nampak panik berubah tenang. Setelah menggunakan celananya, Indun kusuruh cepat-cepat terbit ke ruang tamu dan memungut tas belajarnya yang semalam terbaring di meja tamu. Setelah tersebut dia pamit pulang. Aku segera mandi. Di kamar mandi aku menikmati sedikit perih di unsur lobang pantatku.

Baru kali ini lobang tersebut menjadi perangkat seks, tersebut pun malah dengan anak kecil yang belum tahu apa-apa. Ada tidak banyak rasa sesal, namun segera kuguyur kepalaku guna menghilangkan rasa gundah di dadaku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Sorenya Indun pulang main ke rumah. Dia telah sibuk merapikan buku-buku di gazebo kami. Malam tersebut Indun istirahat lagi di kamarku. Mas Prasojo baru pulang kelak harinya. Selama berjam-jam kami pulang bercinta. Kami saling berdekapan dan berbagi kasih selayaknya sepasang kekasih. Tapi sebelum jam 1 aku suruh Indun guna segera tidur, aku kawatir sekolahnya bakal terganggu sebab aktivitasku.

“Ndun, tadi anda di sekolah gimana?” bisikku sesudah kami berlalu ronde ke tiga. Kami berdekapan dengan mesra di tengah ranjang.
“Biasa aja Bu”
“Kamu gak keletihan atau ngantuk di sekolah?”
“Iya Bu, sedikit. Tapi gak papa, aku tadi sempat istirahat siang”
“Aku fobia menganggu sekolahmu”
“Gak kok Bu. Tadi aku dapat ngikutin pelajaran”
“Okelah bila gitu. Tapi sesudah ini anda tidur ya, gak usah diterusin dulu”
“Iya Bu”
“Besok Mas Prasojo pulang, anda gak dapat nginap disini”
“Iya, Bu. Tapi kapan-kapan saya siap mendampingi Ibu di sini”
“Yee…. maunya. Ya gak papa”, kataku seraya mencubit pinggangnya.
“Aku inginkan jadi pacar Ibu”
“Lho aku khan telah bersuami?”
“Ya gak papa, jadi apa saja deh”
“Aku malah kasihan sama kamu. Besok-besok bila kamu udah siap, anda cari pacar yang bener ya?”
“Iya Bu. Aku tetap sayang sama Ibu. Mau dijadiin apa saja pun mau”
“Idihh.. ya udah. Bobok yuk” kataku kelelahan.
Kami tidur berdekapan sampai pagi.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Setelah malam itu, aku semakin tidak jarang bercinta dengan Indun. Kapan juga ada kesempatan, kami berdua bakal melakukannya. Indun sangat menyimak bayi dalam kandunganku. Setiap terdapat kesempatan, dia menciumi perutku dan mengelus-elusnya. Kasihan pun aku lihat anak kecil tersebut sudah merasa mesti jadi bapak.

Herannya, aku pun kecanduan dengan penis kecil anak itu. Padahal aku telah punya penis yang jauh lebih banyak dan terdapat untukku. Bayangkan, lain usiaku dengan Indun barangkali sekitar 27 tahun. Bahkan anak tersebut lebih sesuai menjadi adik anak-anakku. Tapi hubungan kami meningkat mesra seiring umur kehamilanku yang semakin membesar.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Indun bahkan tidak jarang ikut menemaniku ke dokter tatkala suamiku sedang dinas keluar. Indun semakin perhatian padaku dan anak dalam kandunganku. Kami paling bahagia sebab bayi dalam kandunganku berada dalam situasi sehat. Aku tidak jarang kali mengingatkan Indun guna tetap konsentrasi pada sekolahnya, dan tidak boleh terlalu memikirkan anaknya. Yang sangat tidak dapat dicegah merupakan, Indun semakin lama semakin kejangkitan lobang pantatku.

Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ Lama-lama aku pun merasakan urusan yang sama. Seolah-olah lobang pantatku menjadi milik khusus Indun, sedangkan lobang-lobangku yang lain dipecah antara Indun dan suamiku. Sampai sekarang, suamiku tidak pernah tahu bila pantatku telah dijebol oleh Indun. Lama-lama aku kawatir pun dengan kisah tentang hubungan kelamin lewat pantat bisa menimbulkan sekian banyak penyakit, tergolong AIDS. Aku akhirnya meluangkan kondom guna Indun bila dia mohon lobang pantatku. Indun sih oke-oke saja. Dia pun kawatir, walaupun dia paling senang saat masuk ke lubang pantatku.
Cerita Hot Dewasa Ngentot Tetangga ¦ INDO BISPAK
http://indobispak.com/cerita-hot-dewasa-ngentot-tetangga/
Copyright © 2018 SAKONGKIU All Right Reserved

Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ INDOBISPAK.com

Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ INDOBISPAK.com



Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Mulanya aku iseng doang, pada sebuah pagi, masa-masa istriku inginkan ganti pakaian, kurekam dengan video hpku. Dia nggak nyadar sama sekali bila aku sedang merekamnya khususnya waktu dia telanjang bulat. Beberapa hari kemudian, entah mengapa aku punya motivasi aneh, hendak memperlihatkan rekaman di hpku tersebut kepada Benny, kawan dekatku.“Lihat nih, bini aku sexy kan?” kataku bangga. Benny melotot dan berdecak kagum

>¦ Agen Taruhan Bola ¦< >¦ Bandar Taruhan Bola ¦< >¦ Situs Bandar Taruhan ¦<

“Ck..ck…sexy sekali ya?”
“Yayuk (nama istri Benny) pernah direkam gini?” tanyaku tetap dengan nada bangga.
“Belum,” Benny menggeleng, “Tapi inginkan ah…nanti malam aku inginkan ML sama dia, sekalian direkam diam-diam.”
“Sip! Nanti lihatin ke aku ya,” kataku bersemangat, “sekalian aku pun nanti malam inginkan ML sama istriku, seraya direkam juga.”
“Terus kelak hasilnya tukaran ya, punya anda lihatin ke aku, punya aku lihatin ke kamu,” usul Benny yang langsung kusetujui.
Malamnya, aku benar-benar ML dengan Lina, istriku. Dia tidak tahu bahwa aku merekamnya di hpku yang telah kuatur letaknya sebelum mengajaknya ML.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Besoknya, aku dan sahabatku menepati janji. Kuserahkan hpku untuk disaksikan oleh Benny, sedangkan aku merasakan hasil rekaman sahabatku itu. Kami sama-sama terangsang oleh tontonan yang sangat individu sifatnya itu. Bahkan Benny sempat terlongong setelah membalikkan hpku, laksana ada yang dipikirkan olehnya.
“Jan…kalau anda swinger gimana? Jujur, aku belum pernah menikmati swinger,” kata Benny tiba-tiba.
Aku terkejut. Tak pernah kupikir sebelumnya akan mengerjakan seperti yang Benny usulkan itu.
“Kamu tidak boleh tersinggung, Jan,” Benny menepuk bahuku, “Ini hanya usul…kalau anda nggak keberatan, aku pun gak maksa. Yang jelas, kamu dapat nyobain Yayuk, aku nyobain Lina. Adil kan?”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Aku terbengong-bengong. Terus terang, usul Benny mengejutkan sekaligus membuatku bergairah. Kubayangkan istriku sedang disetubuhi oleh sahabatku itu, sedangkan aku menyetubuhi istrinya. Baru dibincangkan saja penisku telah ngacung, lagipula kalau benar-benar dilaksanakan. Maka setelah beranggapan agak lama, kujawab, “Usul edan namun menggiurkan. Cuman…gimana teknik meyakinkan istriku ya? Kalau dia gak inginkan kan susah. Istrimu sendiri gimana?”
“Soal istriku, serahkan padaku. Kamu urus Lina saja, atur agar mau,” kata Benny.
“Lina paling konservatif, kamu pun tahu tersebut kan?”
“Lina yang konservatif apa anda sendiri yang tidak inginkan swinger?” Benny menepuk bahuku seraya menertawakanku.
“Aku mau…mau…tapi bagaimana teknik meyakinkan Lina ya?”
“Begini aja,” kata Benny di tengah kebingunganku, “kita jebak mereka ke dalam kondisi yang inginkan tidak inginkan harus mereka terima.”
“Maksudmu?”
“Aku kan punya villa family di Cipanas. Kita ajak mereka week end di sana.”
“Yayaya…jebakannya di sebelah mananya?”
“Kita bawa Martini atau Tequila…minum rame2, anda pada minum di sana. Setelah mereka rada kleyengan, anda matiin lampu hingga gelap sekali. Saat tersebut aku bakal menelanjangi istriku, kamu pun telanjangi istrimu. Lalu kita buat foreplay dengan istri anda masing-masing. Nah…lalu diem-diem anda tukar tempat. Kamu terkam istriku, aku terkam istrimu. Deal?”
“Hahahaaa! Deal! Deal!” seruku gembira dengan usul sahabatku, walau sebenarnya terdapat tandatanya di hatiku : Benarkah mentalku telah siap untuk tidak mempedulikan istriku disetubuhi orang lain? Tapi…bukankah aku pun akan menggauli istri Benny? Bukankah ini paling adil untuk kami?
Lalu kami tentukan harinya. Hari yang akan paling bersejarah itu.Setelah aku berpisah dengan Benny, aku kembali dengan 1001 imajinasi di benakku. Membayangkan istriku yang manis dan bertubuh mulus tersebut akan digeluti oleh Benny, sedangkan aku bakal menggeluti Yayuk, istri Benny. Aneh, baru membayangkannya saja aku jadi paling terangsang. Apalagi pada masa-masa mengalaminya nanti.Lina telah 4 tahun jadi istriku.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Pada saat cerita ini terjadi Lina telah berusia 26 tahun, sementara aku sendiri sudah nyaris 30 tahun. Kami telah dikaruniai seorang putra yang baru berumur 2 tahun. Ibu mertuaku paling sayang pada Bernard, nama anakku, jauh melebihi ketelatenan babysitter yang bekerja di rumahku semenjak anakku berusia setahun. Karena tersebut tiada masalah bila aku dan Lina bepergian, sebab di rumahku terdapat babysitter dan ibu mertuaku.Maka dengan wajah terang Lina mengamini ajakanku untuk selesai pekan di Cipanas.
“Benny punya villa di sana, ya Mas?” tanyanya.”Iya,” aku mengangguk, “villa punya orang tuanya.””Benny dan Yayuk pun ikut nanti?””Ya iyalah. Kalau mereka gak ikut, ya gak enak dong anda pake villa orang tanpa pemiliknya. Kecuali bila kita sewa villa orang lain.”Singkatnya, pada hari yang sudah ditentukan, Benny dan Yayuk menyampar ke rumahku dengan Honda Citynya. Aku pun segera mungkin memanaskan mesin Toyota Viosku

>¦ Agen Judi Online ¦< >¦ Bandar Judi Online ¦< >¦ Situs Judi Online ¦<

Tak lama kemudian, aku telah menggerakkan mobilku, bareng Lina di sisiku, mengekor mobil Benny dan Yayuk. Seperti yang sudah ditata semula, aku membekal Tequila, yang katanya dapat membuat perempuan jadi horny. Bagi acara rahasiaku dan Benny sesudah berada di villa nanti.Lina tidak tahu bahwa saat aku menyetir mobil mengarah ke Cipanas, jantungku berdegup-degup terus, sebab membayangkan apa yang bakal terjadi sejumlah jam lagi. Membayangkan sesuatu yang belum pernah kualami dan akan memunculkan kesan mendalam dalam kehidupan dan hasrat birahiku.Sesampainya di depan villa, jantungku kian berdebar-debar.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Tapi aku mengupayakan menekannya dengan menyapukan pandangan ke selama villa, yang memang estetis pemandangannya. Diam-diam kuperhatikan Benny. Ternyata sama denganku, senyumnya terlihat canggung. Lalu kami masuk ke dalam villa.Lina dan Yayuk bersih-bersih dulu di dalam villa, aku dan Benny terbit lagi, kemudian berjalan-jalan agak menjauh dari villa. Dan ngobrol dengan suara separuh berbisik:
“Kamu nafsu gak liat Yayuk?” tanyanya.
“Kamu sendiri gimana? Nafsu gak liat Lina?” aku balik bertanya.
“Ya iyalah, makanya aku yang usul kesatu, sebab tergiur sekali waktu menyaksikan dia bugil di hpmu itu.”
“Sama,” kataku seraya tersenyum canggung, “aku pun jadi nafsu melihat format istrimu yang seksi…”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Darahku tersirap mendengar pujian itu. Tapi terasa kian membuatku penasaran, hendak segera tau apa yang bakal terjadi nanti. Kami berunding diam-diam, mengenai apa yang bakal kami kerjakan nanti. Setelah matang rencananya, kami pulang ke villa. Di dalam villa, sudut pandangku mencuri-curi pandang terus ke arah Yayuk, yang nanti bakal kugauli. Kurasa Yayuk dan Lina punya keistimewaaan masing-masing. Kulit Lina kuning serupa kulit perempuan Jepang, sedangkan Yayuk berkulit sawomatang.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Lina termasuk berwajah cantik, sedangkan Yayuk dapat kunilai hitam manis. Tubuh Yayuk tidak banyak lebih tinggi daripada Lina, kutaksir selama 170cm gitu, sedangkan Lina 168cm. Yang unik dari hasil curi-curi pandang ini merupakan, toket Yayuk itu…aku yakin besar sekali…mungkin behanya berukuran 38 ke atas. Sedangkan toket Lina biasa-biasa saja, behanya pun hanya 34.
Menjelang senja, kami santap malam dulu di restoran yang sangat dekat dengan villa family Benny. Pada ketika itulah kulihat Lina dan Yayuk seakan berlomba dalam berpakaian. Mereka seolah hendak tampil seseksi mungkin. Padahal aku tak menyarankan apa-apa untuk istriku. Dan kulihat mata Benny sering menyimak istriku. Sialan…sebentar lagi dia akan merasakan kemulusan dan kepadatan tubuh istriku. Tapi benak ini malah diam-diam menciptakan penisku hidup, mengeras dan mengeras terus. Terlebih-lebih setelah menginginkan bahwa guna kesatu kalinya aku akan merasakan kesintalan tubuh Yayuk yang hitam manis itu.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Selesai makan, hari mulai malam. Kami juga kembali ke villa.
Seperti yang sudah direncanakan, kami minum tequila di sofa ruang depan. Cukup tidak sedikit kami membekal minuman itu, sebab aku melakukan pembelian dua botol, ternyata Benny juga membekal tiga botol. Untungnya Lina dan Yayuk tidak menampik waktu ditawari minum, dengan dalil untuk mengenyahkan hawa dingin.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Baru menguras dua sloki, wajah Lina mulai merah. Sikapnya padaku mulai romantis. Yayuk juga sama, ia mulai mendekap pinggang Benny dengan sorot mata berharap.
Lalu kata Benny, “Kita buat pesta di dalam kamar yuk…sama-sama main…come on honey,” Benny meraih lengan istrinya seraya melirik padaku, “ayo Jan…kamarnya hanya satu, anda pake rame2 yok.”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Kuraih pun lengan Lina yang terlihat mulai agak teler. Lalu kami ikuti tahapan Benny ke dalam kamar yang agak besar, dengan dua bed berdampingan. Sesampainya di kamar, Benny langsung menerkam dan menghimpit istrinya. Adegan tersebut tidak dapat lama-lama kulihat, sebab setelah aku dan istriku naik ke atas bed yang masih kosong, Benny memijat knop sakelar yang letaknya tak jauh dari bantalnya. Kamar tersebut langsung gelap gulita. Dan tersiar suara Benny, “Biar anda sama-sama asyik dengan istri anda masing-masing, Jan.”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Aku cuma membalas dengan ketawa kecil. Tapi dalam gelap aku mulai mencopot pakaianku sehelai demi sehelai, hingga telanjang bulat, kemudian membisiki telinga istriku, “Ayo dong buka pakaianmu semua.”
Lina tidak buang-buang waktu. Ia tahu serupa apa yang kuinginkan dalam saat-saat laksana itu. Dalam kegelapan kamar villa, Lina mulai menelanjangi dirinya. Sementara kudengar desah napas Yayuk yang mulai tersengal-sengal, entah apa yang telah terjadi di bed yang satu lagi itu. Mungkin Benny sedang menjilati puting payudara atau vagina istrinya, entahlah…yang jelas aku juga mulai menggumuli istriku dalam kegelapan.
Terdengar suara Yayuk, “Oooh…Bang Benny…oooh….iya Bang…begituin….oooh…masukin aja Bang…aku gak tahan lagi nih…ooohhh…”
Terangsang oleh suara istri sahabatku itu, aku juga mulai menjilati puting payudara Lina. Tapi tak lama lantas terasa tanganku dipegang oleh tangan kasar. Tangan Benny. Aku memahami maksudnya, bahwa aku mesti segera pindah ke bed yang satunya lagi, sedangkan Benny bakal pindah ke bedku.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Inilah saat-saat yang sangat mendebarkan. Aku bergerak ke arah bed di sebelah, kemudian mulai menjamah tubuh Yayuk. Mudah-mudahan saja Yayuk terbius bahwa sekarang tidak lagi suaminya yang akan merasakan kesintalan tubuhnya. Mudah-mudahan pula Lina tidak menyadari bahwa posisiku telah diganti oleh Benny.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Wow, aku mulai merasakan hangatnya pelukan Yayuk. Tampaknya dia belum sadar bahwa posisi suaminya telah diganti olehku.”Masukin aja Bang, telah gak tahan nih…horny banget,” bisik Yayuk yang telah berada di bawah himpitanku. Bicara begitu, terasa tangan Yayuk mulai memegang batang kemaluanku yang memang telah keras. Apakah inginkan main langsung-langsungan saja? Kurasa guna yang kesatu kalinya memang mesti begitu. Jangan tidak sedikit variasi dulu. Nanti bila Yayuk dan Lina telah menyadari urusan ini, barulah gunakan foreplay sejumlah mungkin.
Maka tanpa tidak sedikit pikir-pikir lagi, kubiarkan Yayuk menempatkan ujung penisku di tepi vaginanya. Kemudian kudorong tidak banyak demi sedikit, serupa pada ketika kudengar suara Lina, “Mas…cepetan dong masukin…duuuhh…kenapa jadi horny gini? Gara-gara minuman tadi kali ya…naaahhh…..iiih…kok punya Mas terasa jadi agak gede? Diapain?”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Gila…itu berarti penis Benny telah dimasukin ke dalam liang kemaluan istriku! Tapi…bukankah penisku pun sudah mulai melesak ke dalam liang senggama Yayuk?
Bukan hanya melesak, tapi telah mulai kuayun dengan mantapnya, sebab liang senggama Yayuk sudah tidak sedikit lendirnya (mungkin “hasil” rangsangan Benny tadi).
Istri Selingkuh
Penisku telah maju mundur dalam jepitan liang surgawi Yayuk yang terasa begini legitnya, mungkin sebab dia belum mencetuskan anak. Liang vaginanya terasa paling mencengkram dan hangat. Desah nafasnya pun kian nyata diiringi rintihan-rintihan nikmatnya, “Ooohh Bang…oooh…bang…oooh…kok enak sekali ini bang…..oooh…” sedangkan kedua lengannya memeluk pinggangku kuat-kuat. Ini membuatku kian bernafsu.
Lalu…seperti yang telah direncanakan, diam-diam Benny memijat sakelar lampu dan….tiba-tiba kamar tersebut jadi cerah benderang. Ini cocok dengan kesepakatan aku dan Benny. Bahwa dalam suasana sudah “telanjur” (penisku telah main di dalam liang vagina Yayuk dan penis Benny telah maju mundur di dalam liang vagina istriku), baik Yayuk inginkan pun istriku takkan dapat menghindar lagi dari fakta yang telah direncanakan oleh Benny denganku itu.
Setelah kamar villa cerah benderang, pasti saja Yayuk dan istriku terkejut sesudah menyadari dengan siapa mereka sedang bersetubuh.
“Bang Benny?!” seru istriku di bed sebelah.
“Mas Janus?!” seru Yayuk yang sedang kusetubuhi dengan gencarnya.
Lalu tersiar Benny tertawa, “Hahahaaa….kita lanjutkan saja…sudah telanjur kan?”
“Jadi semuanya ini telah direncanakan?” tanya Yayuk yang tampak berjuang mengendalikan kekagetannya.
“Iya…ini adil kan?” bisikku seraya meremas buah dadanya yang benar-benar montok itu.
“Aaahhh…” cuma tersebut yang terlontar dari mulut Yayuk, lantas dia memeluk lagi pinggangku dan mulai menggoyang pinggulnya dengan gerakan yang trampil, seperti menyusun angka 8.
Kulirik Lina laksana bingung. Ia menoleh padaku, seakan bertanya mengapa jadi laksana ini? Lalu kutanggapi dengan senyum…dan celotehku, “Enjoy saja….”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Mungkin Lina geram melihatku sedang bersetubuh dengan Yayuk, kemudian ia “balas dendam” dengan mencengkram bahu Benny dan mulai menggoyang pinggulnya. Gila…cemburu pun aku dibuatnya. Seingatku, tak pernah Lina menggoyang pinggulnya seedan tersebut waktu kusetubuhi. Tapi kecemburuanku ini berbuah nafsu dan gairah yang luar biasa. Enjotan penisku di dalam liang surgawi Yayuk terasa nikmat luar biasa! Maka semakin edan pula kuhentak-hentak penisku, laksana meronta-ronta dalam jepitan memek Yayuk…oh…ini nikmat sekali!
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Suasana menjadi semakin erotis dan misterius. Yayuk meladeni enjotan penisku dengan energik, pinggulnya meliuk-liuk seperti penari India. Tapi aku tak tahu apa yang bersemayam di benaknya. Ketika aku melirik ke samping, goyang pinggul Lina juga tak kalah edannya. Seolah ingin berlomba dengan dinamisnya goyang pinggul Yayuk. Ada perasaan geram dan cemburu di hatiku menyaksikan ulah istriku laksana itu. Tapi bukankah aku sendiri sedang merasakan kehangatan tubuh istri sahabatku?
Di tengah persenggamaan yang seru ini aku sempat berbisik terengah di telinga Yayuk, “Gimana? Enak?”
“Enak sekali….aaah….” sahut Yayuk dalam bisikan juga, barangkali takut tersiar oleh suaminya.
“Nanti lepasin di dalam apa di luar?” bisikku lagi.
“Terserah, aku kan belum punya anak…siapa tahu dapat punya darimu,” bisik Yayuk pelan sekali, tentu takkan tersiar oleh suaminya yang semakin asyik menyetubuhi istriku.
Bisikan Yayuk tersebut membuatku semakin bergairah membuai batang kemaluanku. Tapi sekaligus membuatku tak dapat bertahan lagi, “Aku telah mau keluar”, bisikku.
“Tahan dulu,” sahut Yayuk, “aku pun sudah mau terbit Mas…barengin keluarnya ya…biar enak…”
Lalu kami laksana dua ekor hewan buas, saling cengkram, saling remas, saling jambak…dan kesudahannya tak tertahankan lagi, bersemburanlah air mani dari batang kemaluanku, disambut dengan kedutan-kedutan liang kemaluan Yayuk di puncak orgasmenya.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Kami menggelepar…menggeliat…berkejut-kejut…lalu sama-sama terkulai di puncak kepuasan.
Tapi kulihat Benny masih asyik mengenjot batang kemaluannya di dalam liang kemaluan istriku. Bahkan di satu saat, mereka mengolah posisi. Lina di atas, Benny di bawah. Oh…ini benar-benar membuatku cemburu. Karena kulihat istriku yang aktif membuai pinggulnya, sedangkan Benny merem melek seraya terlentang…
Kucabut batang kemaluanku dari dalam vagina Yayuk yang telah basah kuyup oleh spermaku dan lendir Yayuk sendiri. Lalu aku duduk bersila sambil menyaksikan persetubuhan Benny dengan istriku. Aku terlongong menonton betapa aktifnya Lina ketika itu. Dengan tidak banyak berjongkok, ia membuai pinggulnya sedemikian rupa, sampai-sampai liang kemaluannya seolah membesot-besot batang kemaluan Benny.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Yayuk pun menyaksikan persetubuhan antara suaminya dengan istriku itu. Dan tampaknya Yayuk laksana kepanasan. Diam-diam ia menggenggam batang kemaluanku yang telah mulai membesar, sebab terangsang menonton istriku sedang gila-gilanya bersetubuh dengan sahabatku. Tiba-tiba Yayuk mendekatkan wajahnya ke pahaku yang sedang bersila ini, ah…tangannya memegang batang kemaluanku seraya menjilatinya. Sungguh semuanya ini mendebarkan dadaku…terlebih sesudah Yayuk menghisap-hisap penisku, di depan mata suaminya yang sedang menyetubuhi istriku!
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Hanya dalam tmpo singkat penisku telah mengeras kembali. Dengan sigap Yayuk mendorong dadaku supaya terlentang, kemudian dengan berjongkok ia berjuang memasukkan penisku ke dalam liang surgawinya. Mungkin ia iri menyaksikan suaminya sedang dipuasi oleh istriku dalam posisi terbalik begitu, kemudian ia hendak melakukan urusan yang sama. Blesss….penisku mulai membenam ke dalam liang memek Yayuk…
Yayuk mulai memainkan pinggulnya dengan bersemangat sekali, naik turun dan bergoyang meliuk-liuk…ooh…penisku terasa dibesot-besot dan diremas-remas. Bukan main nikmatnya, menciptakan nafasku tertahan-tahan seraya mulai meremas-remas payudara montok yang bergelantungan di atas dadaku…dan di bed yang satu lagi, kulihat istriku lebih bersemangat lagi, mengenjot pinggulnya seraya berciuman dengan Benny. Ih…aku cemburu…tapi kecemburuanku ini jstru membangunkan rangsangan dahsyat di jiwaku.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Sulit menggambarkan suasana yang sebenarnya ketika itu, sebab aku pun sudah diprovokasi alkohol, dari tequila yang kami minum tadi. Yang jelas, sepulangnya dari villa itu, Lina terus-terusan menyandarkan kepalanya di bahuku. Kujalankan mobilku dengan kecepatan sedang-sedang saja, karena hendak sambil mengobrol dengan istriku.
“Bagaimana kesanmu, Lin?” tanyaku di satu saat.
“Gak tau ah…” Lina menggeleng, namun kulihat terdapat senyum di bibirnya.
“Suka kan? Bilang aja terus terang. Semuanya ini kan demi kesenangan kita bersama.”
“Mas sendiri, suka kan dapat menggauli Yayuk?”
“Hmm…terus terang, aku lebih suka melihatmu sedang digauli oleh Benny. Ada perasaan cemburu, namun cemburu itulah yang membuatku jadi paling terangsang.”
Lina terdiam. Lalu kataku, “Makanya satu ketika nanti dapat aja anda undang Benny tanpa istrinya. Atau dapat juga orang lain…biar aku dapat melihatmu digauli pria lain yang akan memunculkan rangsangan hebat bagiku.”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Lina menatapku dengan ekspresi aneh. Lalu tanyanya, “Emang Mas gak tersiksa bila aku digauli orang? Buatku, semuanya ini aneh…”
“Memang aneh,” sahutku seraya tersenyum, “tapi anda suka kan?”
Dia tak menjawab. Matanya lurus memandang ke depan.
“Bilang aja terus terang, anda suka kan? Seharusnya semua tersebut jadi pengalaman luar biasa buat kita. Bener kan?”
“Iya sih…tapi aku fobia akibatnya di lantas hari…”
“Misalnya?”
“Ya…misalnya Benny…sudah telanjur menikmati tubuhku. Bagaimana bila nanti ketagihan?”
“Kasih aja. Asal di depan mataku, tidak boleh sembunyi-sembunyi.”
Lina menatapku dengan sorot aneh, “Mas gak sakit hati melihatku digauli sama Benny?”
“Gak,” aku menggeleng, “kan semuanya yang telah terjadi tadi telah kurundingkan dengan Benny sejumlah hari yang lalu.”
“Jadi semuanya tersebut benar-benar telah direncanakan sama Bang Benny?”
“Ya. Memang awalnya usul tersebut datang dari dia. Dan aku paling tertarik pada usulnya itu. Bukan sebab tertarik pada Yayuk, namun justru hendak menyaksikan anda di gauli orang lain. Kebetulan aku tahu serupa siapa Benny. Dia bersih, tak pernah jajan dan sebagainya.”
“Terus…nantinya anda akan begitu lagi, maksudku…ngajak Benny dan Yayuk lagi?”
“Semuanya kuserahkan padamu. Karena dalam urusan ini kamulah yang mesti memutuskan. Dan gak usah di villa tersebut saja. Bisa pun kita pilih hotel di dalam kota. Dan gak usah di hari cuti saja. Kapan saja anda mau, ya anda lakukan.”
“Ntar bila aku ketagihan gimana?” tanya Lina malu-malu.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Rupanya kejadian di villa tersebut membuatnya terkesan dan ada bisa jadi ketagihan. Ini mendebarkan. Seandainya dia benar-benar ketagihan, apakah mentalku telah siap? Ah, telah kepalangan basah, aku inginkan jalan terus…karena aku merasakan sejumlah hal positif di balik tahapan “baru” ini!
Di hari-hari berikutnya, aneh…tiap kali aku menginginkan kejadian di villa itu, menginginkan istriku sedang disetubuhi oleh Benny, nafsuku seketika bangkit. Lalu kuajak istriku bersetubuh. Anehnya lagi, tiap kali aku bersetubuh dengan istriku, aku jadi powerfull dan bersemangat sekali.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Pernah istriku berbicara seusai bersetubuh denganku, “Sekarang Mas jadi garang banget…kenapa Mas? Pake obat ya?”
“Obatku datang dari jiwaku sendiri. Tiap kali membayangkan anda lagi disetubuhi oleh Benny, hasratku bangkit dengan hebatnya.”
“Masa sih? Apa bukan sebab terbayang sintal dan seksinya tubuh Yayuk?”
“Nggak,” aku menggeleng, “sungguh. Bagi membuktikannya, nanti anda ajak Benny saja, tanpa kehadiran Yayuk. Biar anda percaya, titik syurnya malah waktu menyaksikan anda digauli Benny.”
“Nggak ah. Nggak enak sama Yayuk dong. Rasanya kita laksana menghianati dia. Kan kita telah sepakat guna jalan berempat terus.”
“Aku gak perlu Yayuk, aku perlu Benny.”
Lina menatapku dengan sorot sarat selidik. Lalu tertunduk, laksana sedang berpikir. Lalu kataku, “Kalau terdapat orang di samping Benny, anda mau?”
Lina menatapku lagi. “Takut ah…kalau orangnya punya penyakit kotor dapat menular nanti.”
“Orangnya anda pilih sendiri deh,” kataku sambil menyimak reaksi istriku.
“Bener nih boleh milih sendiri?” tanyanya canggung.
“Bener.”
“Gak usah jauh-jauh Mas…kalau Troy gimana?”
Aku terkejut. Dia memilih adik kandungku!
Tapi apa salahnya?
“Hmm…pengen nyobain brondong ya?” kataku seraya mencolek pipi istriku.
“Bukan gitu, masalahnya biar rahasia anda gak nyebar ke luar Mas.”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Aku setuju. Troy ialah satu-satunya adik kandungku. Dia masih termasuk abg. Dia bermukim di kota beda dan kuliah di kota itu, baru semester kesatu. Usianya memang jauh lain denganku. Saat istriku mengemukakan namanya, umur Troy baru 18 tahun.
“Oke!” aku mengangguk seraya memijat no hp Troy.
Lina hanya bengong. Mungkin tak menyangka bakal secepat itu.
“Hallo, Mas?” tersiar suara Troy di hpku.
“Gimana sehat Troy?”
“Sehat Mas. Besok cuti 3 hari, nanti senja mau ke lokasi tinggal Mas ya. Kangen sama Bernard. Sudah dapat jalan dia?”
“Sudah dong. Ya udah, nanti senja kutunggu ya.”
“Siap Boss!”
Aku tersenyum mendengar perkataan “siap boss” itu. Memang semenjak aku yang mengongkosi kuliahnya, ia tidak jarang memanggilku boss.
“Nanti senja dia datang,” kataku seraya menepuk bahu istriku.
“Secepat itu?” istriku tercengang.
“Kebetulan aja, dia mulai kelak libur 3 hari. Jadi mulai nanti malam inginkan nginep di sini.”
“Terus…aku mesti gimana? Masa aku langsungajak Troy begituan?”
“Mmm…gimana ya? Mungkin pun Troy gak mau bila ada aku….tapi mudah deh…kupasangin kamera cctv aja di kamar, terus aku monitor seraya ngumpet.”
“Terus?”
“Kamu rayu aja dia hingga mau. Bilangin aku gak ada, sebenarnya aku terdapat di gudang seraya monitor di sana. Hmmm…kebayang nafsunya aku nanti masa-masa lihat anda disetubuhi sama si Troy…!”
“Ah…Mas terdapat aja akalnya….”
Dan itulah yang kulakukan. Dengan sigap kupasang kamera cctv, dengan posisi menghadap ke lokasi tidur. Monitornya kusimpan di gudang. Kuambil kursi guna aku duduk di depan monitor.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Tidak hingga sejam, semuanya beres. Kameranya kusembunyikan di dalam lemari, kemudian ada lubang kecil yang langsung menuju tempat tidur. Soundnya kupasang terpisah, mikrofon kusimpan di balik lukisan, guna memantaunya aku gunakan headphone di gudang.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Ketika bunyi motor Troy terdengar menginjak pekarangan, aku telah duduk di dalam gudang, menghadapi monitor. Lalu tersiar suara istriku menyambutnya. Pada ketika yang sama, hpku yang disilent berkedip-kedip. Ada sms masuk.
Aku agak kaget, sebab sms tersebut datang dari Yayuk, bunyinya: Mas Janus…aku kok jadi kangen gini sih? Kapan anda ketemuan tanpa mereka? Aku pengin nyantai Mas. Kebetulan Bang Benny kelak mau ke Medan. Mas datang ya ke rumahku kelak malam.
Jangan fobia sama Bang Benny. Aku telah dapat izin kapan saja ketemu sama Mas Janus boleh. Izinnya hanya dengan Mas Janus, dengan orang beda tidak boleh.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Aku tersenyum sendiri menyimak sms itu, kemudian kubalas dengan tidak banyak gombal : Aku pun kangen sama Yayuk…tapi kelak aku mesti lihat-lihat dulu apakah kelak ada pekerjaan atau tidak. Aku siap kok….waktu di villa terasa sekali Yayuk itu…hmmm…pokoknya nikmat sekali…!
Yayuk menjawab lagi: Ah yang bener? Kirain aku saja yang menikmati seperti itu. Tapi janji ya, sekitar Bang Benny di Medan, Mas mesti datang ke rumahku.
Kujawab lagi: Iya sayang, aku tentu datang!
Waktu smsan tersebut mataku tetap tertuju ke monitor. Kamarku masih kosong. Mungkin Troy masih ngobrol dengan istriku di ruang depan.
Tak lama lantas kulihat di monitor telah ada “kehidupan”. Troy masuk ke dalam kamarku bareng istriku. Cepat kupasangkan headphone di telingaku. Dan tersiar suara mereka:
“Kamar mandi yang di belakang gak terdapat shower air panasnya, Troy. Makanya enak di kamar mandi yang ini.”
“Iya Mbak. Ohya, Mas Janus kapan pulangnya?”
“Gak tau. Tapi kayaknya sih tengah malam nanti, atau barangkali juga kelak pagi langsung ke kantor, kembali ke sini kelak sore.”
“Oh gitu…aku inginkan mandi dulu ya Mbak.”
“Iya. Perlu ditemenin nggak?”
Troy terlihat kaget, menatap istriku yang seketika bersikap centil. “Ah, Mbak Lina…ada-ada saja.”
“Lho…aku nggak main-main kok…”
“Bisa dibunuh aku nanti sama Mas Janus.”
“Nggak lah….nyante aja lagi…” Troy terlihat bingung sesaat, kemudian masuk ke dalam kamar mandi yang bersatu dengan kamarku.
Pada ketika yang sama, datang lagi sms dari Yayuk: Bang Benny telah berangkat Mas. Ke rumahku dong sekarang…lagi horny…pengen sama Mas Janus…abisnya terkesan sih sama Mas…
Aku tercenung. Kok jadi ribut gini waktunya ya? Apakah aku mesti pergi diam-diam ke lokasi tinggal Benny? Lalu mesti meninggalkan detik-detik yang mendebarkan dan siap kurekam itu?
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Yayuk memang sexy. Tapi ketika ini aku lebih tertarik untuk menyaksikan apa yang akan dilaksanakan oleh Lina dan adikku. Maka kubalas sms Yayuk: Paling dapat nanti tengah malam atau kelak pagi…lagi terdapat kerjaan yang belum dapat ditinggalin…gimana?
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Yayuk menjawab smsku: Iya deh, kutunggu ya Mas…kalau pintu sdh pada dikunci, call aja dulu, biar kubukain…maunya sih nanti tengah malam pun gakpapa…kalau pagi kan tidak cukup romantis…he e e
Aku tersenyum sendiri. Bakalan sibuk nih aku nanti.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Sejenak kulupakan dulu Yayuk yang separuh memaksaku datang ke rumahnya, sebab kulihat di monitor Troy sudah terbit dari kamar mandi dengan melulu melilitkan handuk di tubuhnya, sedangkan Lina sedang duduk di depan meja rias.
Lalu:
“Troy…tolong lepasin ritsleting ini dong,” pinta Lina seraya menunjuk ke unsur punggung gaunnya.
“Mmm…aku inginkan pake baju dulu Mbak…”
“Gak usahlah, pake bajunya nanti saja. Masa mohon tolong tidak banyak saja pake ntar dulu?!”
“Iya, iya Mbak,” sahut Troy sambil mendekat istriku. Aku yakin ini trik yang sedang dilancarkan oleh istriku, guna langsung menjebak Troy.
Memang benar dugaanku…waktu Troy unik ritsliting unsur punggung gaun istriku, kulihat istriku memegang tangan Troy seraya menatapnya: “Troy…”
“Ya Mbak…?” Troy terlihat gugup ditatap seperti tersebut oleh istriku.
“Kamu pernah begituan sama cewek?”
“Ma…maksud Mbak?”
“Masa gak ngerti sih…” kulihat tangan istriku menyergap ke dalam handuk Troy, “Ininya pernah dimainkan sama cewek gak? Hihihihi…panjang gede penismu Troy…Mas Janus kalah sama kamu…sudah keras lagi…”
“Mbak…ohhh…mbak….” Troy terlihat gelagapan.
Lina bangkit dari kursi di depan meja rias. Lalu melangkah ke pintu, memblokir dan sekaligus menguncinya. Lalu balik lagi mendekat Troy yang berdiri kebingungan, masih dengan handuk melilit di badannya.
Lina melingkarkan lengannya di leher Troy. Dan tersiar suaranya, “Sudah pernah bersetubuh dengan cewek belum?”
“Pernah…” sahut Troy nyaris tak terdengar.
Lina tersenyum, “Bagus…berarti anda sudah pengalaman…aku lagi horny Troy…kamu inginkan kan? Mumpung Mas Janus gak ada…”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Lina menyelesaikan ajakannya dengan unik handuk yang melilit di pinggang Troy. Ini menciptakan Troy langsung telanjang bulat. Dan kulihat batang kemaluannya telah ngaceng dengan mantapnya. Aku iri pun melihat batang kemaluan Troy, yang ternyata lebih panjang dan lebih banyak daripada punyaku. Baru sekali ini aku melihat format batang kemaluan adikku sesudah usianya nyaris dewasa begitu.
“Mbak…” Troy terlihat kebingungan, sebab Lina telah memegang zakarnya seraya mendorong dadanya sampai-sampai terlentang di atas lokasi tidurku.
Ini mulai menegangkan bagiku. Kesannya tidak laksana waktu swinger di villa tempo hari. Mungkin sebab kali ini aku konsen ke satu arah, ke adegan istriku yang sedang memicu adik kandungku!
“Iiih…punyamu kok panjang dan gede gini, Troy…sudah keras sekali lagi…Mas Janus kalah nih sama punya kamu…” Lina mulai menciumi penis adikku, membuatku semakin degdegan. Terlebih saat ia mulai melepas beha dan celana dalamnya, yang menciptakan Troy melotot. Aku pun melotot tegang. Penisku telah ereksi semenjak tadi, serasa inginkan ngecrot saja. Tapi kucoba mendinginkan diri dengan mengobarkan rokok dan mengekor adegan selanjutnya.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Setelah telanjang bulat, istriku menelentang di sisi Troy seraya bergumam, suaranya tidak begitu jelas. Troy mengangguk, kemudian bergerak menindih dada istriku.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Kusangka Troy inginkan langsung memasukkan penisnya ke vagina istriku. Ternyata tidak. Dia mulai mengemut-emut puting payudara istriku. Tangan istriku mulai menggapai-gapai di punggung Troy…lalu kepala Troy menurun ke arah perut istriku…turun terus hingga berada salah satu kedua pangkal paha istriku. Jantungku semakin dagdigdug, kutenangkan lagi dengan sebatang rokok.
Oooh, kulihat istriku mulai menggeliat dan melenguh-lenguh…Troy semakin agresif menjilati kemaluan istriku….sampai kesudahannya kudengar istriku merengek, “Sudah lumayan Troy…sekarang… masukin aja Troy…masukin aja sayang…..aku hendak merasakan punyamu yang tinggi besar itu….”
Tapi Troy laksana keasyikan, terus2an menjilati kemaluan istriku. Sampai istriku mengerang lagi, “Troy…aaaah…aku inginkan orga nih…Troooyyy…..aaaahhhh….”
Lalu kulihat istriku mengegelepar…mengelojot dan mengerang lirih…”Troooy….ooohhh…aku keluar, sayaaang….”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Troy terdiam sesaat, kemudian mulai naik ke atas dada istriku, sambil menunjukkan penisnya ke mulut memek istriku. Jelas sekali, penis Troy mulai membenam ke dalam liang kemaluan istriku yang telah berlepotan air liur Troy, mungkin pun bercampur lendir vagina istriku sendiri.
“Oooh…Troy….sudah masuk, sayang…” istriku memeluk punggung Troy.
Gila, aku tak tahan menyaksikan semuanya itu. Dan pada masa-masa kulihat Troy mulai membuai batang kemaluannya, kuperiksa komputer yang sedang merekam adegan dari cctv, semuanya berlangsung dengan baik. Lalu diam-diam aku keluar…
Beberapa saat lantas aku telah berada di dalam taksi (sengaja aku tidak menggunakan mobilku sendiri, terbit dari lokasi tinggal pun diam-diam, agar Troy tidak menyadari kehadiranku).
Setengah jam lantas aku telah berada di depan lokasi tinggal Benny.
Yayuk menyambutku dengan hangat, “Parkir di mana mobilnya, Mas?”
“Pake taksi,” sahutku, “mobil sedang digunakan adikku.”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Semua ini di luar skenario yang telah kutata dengan istriku. Masalahnya aku tidak inginkan ganggu adikku, sementara anjuran Yayuk membuatku tertarik. Biarlah rangsangan yang kutonton dari dalam gudang tadi inginkan kusalurkan ke Yayuk. Mudah-mudahan saja istriku tidak marah sebab aku pergi secara diam-diam begini. Aku juga hendak menikmati tubuh Yayuk tanpa kehadiran Benny. Dan tampaknya Yayuk juga sama laksana keinginanku, hendak bercinta tanpa kehadiran suaminya.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Aku telah terangsang oleh adegan Troy dengan adikku tadi. Maka saat Yayuk menguncikan pintu depan, aku memeluknya dari belakang, “Mana pembantumu?”
“Pulang,” sahutnya, “dia kan hanya kerja hingga jam empat sore.”
“Jadi kini Yayuk hanya sendirian?”
“Iya Mas…makanya aku ngajak Mas…biar terdapat yang nemenin…” Yayuk yang sedang mengenakan kimono putih bermotif bunga Sakura, mengembalikan tubuhnya dan menghirup bibirku dengan hangat.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Tentu aku enggan berdiam pasif…ketika dia meraihku ke sofa, tanganku mulai menyelinap ke belahan kimononya, langsung menyentuh payudara montoknya yang semenjak tadi kuyakini tidak mengenakan beha, sebab kedua putingnya terlihat menonjol walau masih tertutup kimono. Terasa menghangat tubuh Yayuk sesudah aku sukses memegang payudaranya…meremasnya dengan lembut…
Tak hanya itu…tanganku yg satu lagi mulai menyelinap ke balik celana dalam Yayuk, mulai menyentuh jembutnya yang lebat…mulai menyelinap ke celah surgawinya yang mulai membasah dan hangat. Napas Yayuk mulai tertahan-tahan.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Apa yang sedang terjadi salah satu istriku dengan Troy, terlintas-lintas terus dalam terawanganku. Pasti mereka sedang gila-gilanya memadu kenikmatan. Membuat darahku tersirap-sirap….lalu membuatku mulai buas menggeluti tubuh Yayuk sebagai kompensasi…sampai kesudahannya Yayuk mengajakku pindah ke kamarnya. Aku setuju.
Di dalam kamarnya, Yayuk mencopot kimononya dengan senyum mengundang. Sehingga bermukim celana dalam yang melekat di tubuh tinggi montoknya itu. Dalam suasana seerotis itu, dia meraih kedua pergelangan tanganku, dengan senyum manis di bibirnya. Aku Tak inginkan buang-buang masa-masa lagi. Kutanggalkan celana jeans dan shirtku, kemudian merapat ke tubuh Yayuk dalam suasana sama-sama bermukim bercelana dalam saja…
Hawa hangat terdengar dari tubuh Yayuk saat aku mulai menggumulinya. Sempat pun kudengar bisikannya, “Makasih Mas…Mas datang tepat pada ketika aku perlu Mas…”
Aku tidak menanggapinya dengan ucapan-ucapan melainkan dengan tindakan. Aku bukan orang hipokrit. Aku pun sangat memerlukan variasi dalam kehidupan seksualku, agar perjalanan hidupku tidak terasa hambar….
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Ketika tanganku mulai menyelinap lagi ke balik CD Yayuk, aku pun tidak mempedulikan tangan Yayuk menyelinap ke balik Cdku. Dan saat tanganku mulai membelai kemaluan Yayuk, aku juga rasakan Yayuk mulai menggenggam dan meremas batang kemaluanku dengan hangat dan lembut.
“Sudah keras banget Mas,” bisiknya.
“Iya…sejak smsan tadi, punyaku ngaceng terus…” sahutku bercampur dusta. Karena sebetulnya aku sedang menginginkan istriku sedang enak2nya disetubuhi oleh Troy, adikku yang masih paling muda itu…
Lalu tanpa basa basi lagi kutempelkan moncong kontolku di mulut memek Yayuk yang telah membasah itu…secara reflex Yayuk merenggangkan kedua kakinya…dan kudorong batang kemaluanku hingga masuk sedikit…terdengar desisan mulut Yayuk seraya melotot…kukocok2 tidak banyak zakarku, hingga akhirnya membenam sekujurnya di dalam liang surgawi Yayuk….
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Pagi tersebut aku tidak masuk kerja, sebab kantorku sedang direnovasi, jadi aku dapat istirahat seminggu. Lina sedang mengirimkan anakku yang telah dimasukkan ke playgroup. Tanganku tertusuk ujung obeng masa-masa ngotak ngatik sound system di mobilku tadi, kemudian kucari-cari betadine di sana sini, tidak ketemu. Di mana ya? Perasaan Masih terdapat betadine di kamarku ini. Lalu kucari di meja rias istriku. Kutarik pun lacinya, karena seringkali Lina membubuhkan benda-benda kecil di situ. Tapi pandanganku justeru tertumbuk ke sebuah kitab tebal. Buku apa ini?
Ternyata kitab itu sarat dengan artikel istriku. Semacam kitab harian. Iseng-iseng kubaca. Isinya mendebarkan. Rupanya masing-masing kejadian urgen dicatatnya di kitab ini. Dan yang sangat mendebarkan ialah rangkaian kalimat inilah ini:
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ AKU menyukai Mas Janus dengan sepenuh hati. Tapi kenapa semuanya ini mesti terjadi? Bisakah aku disalahkan, sementara semua yang sudah kualami ialah “hasil karya” suamiku sendiri?
Aku mesti jujur mengakuinya bahwa aku telah merasakan semuanya, walau dengan perasaan bersalah. Tadinya kuanggap semuanya tersebut gila. Tapi ternyata terdapat greget yang luar biasa, yang memunculkan nikmat dan sensasi luar biasa.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Aku masih ingat benar masa-masa terjadinya petualangan di villa Benny itu, aku kaget sekali sesudah menyadari bahwa yang sedang menyetubuhiku ialah Benny, bukan suamiku. Aku pun kaget saat melihat suamiku sedang menyetubuhi Yayuk. Oh my God! Apa yang sedang terjadi ini? Tapi kemudian kusadari bahwa semuanya tersebut direncanakan oleh mereka, oleh Benny dan suamiku. Sedangkan batang kemaluan Benny telah telanjur sedang di dalam liang kemaluanku, aku telah telanjur menikmati nikmatnya entotan Benny yang memang lebih panjang dan lebih banyak daripada punya suamiku. Akhirnya aku memejamkan mata dan mulai menikmatinya dengan perasaan melayang-layang.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Tetapi kreativitas sex Mas Janus tak berhenti sebatas tersebut saja. Pada sebuah hari dia mengungkapkan rencana baru, yakni niatnya guna menjebak orang lain guna menggauliku dan ia sendiri bakal mengintipnya. Menurutnya urusan tersebut akan membangunkan nafsunya yang luar biasa. Lalu kuusulkan orang lain tersebut Troy, adik Mas Janus sendiri. Ternyata usulku disetujui, walau dengan tidak banyak sindiran bahwa aku seneng brondong.
Rencana tersebut jelas mendebarkan. Meski bikin orang lain barangkali adalahhal yang mengherankan dan tak masuk di akal. Tapi aku sendiri menikmati hal yang sama, saat melihat suamiku sedang menyetubuhi Yayuk, perasaanku dihanguskan cemburu, tapi kemudian kulampiaskan kecemburuanku dengan meladeni Benny seedan mungkin. Dan rasanya luar biasa. Belum pernah kurasakan hubungan sex senikmat itu.
Lalu terjadilah sesuatu yang adalahwujud dari rencana suamiku sendiri. Bahwa Troy masuk ke dalam perangkapku.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Apakah Troy lebih berpengaruh memberikan kepuasan padaku? Tentu saja. Dia Masih bujangan. Zakarnya terasa keras sekali masa-masa membenam ke dalam liang kemaluanku. Dan gesekan-gesekannya terasa begitu mantap…lebih mantap daripada suamiku.
Tapi apakah dengan peristiwa-peristiwa edan tersebut cintaku pada Mas Janus mulai pudar? Tidak! Aku justeru semakin mencintainya, sebab dia telah membuat sesuatu yang menciptakan kepuasan spektakuler padaku.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Malam tersebut Troy hingga tiga kali ejakulasi, sebab baru sebentar tidur dari ejakulasi kesatu, zakarnya pulang menegang. Dan persetubuhan yang ketiga kalinya ialah hasil rangsanganku, menciptakan dia energik menyetubuhiku guna ketiga kalinya.
Aku tahu bahwa seluruh yang kulakukan dengan Troy disorot oleh kamera cctv dan dimonitor oleh suamiku. Dan semuanya tersebut memang kehendak suamiku sendiri. Tapi sesudah Troy terbit dari kamarku, sesudah aku selesai mencuci vegyku di kamar mandi, Mas Janus tak hadir juga. Lebih dari sejam aku menunggu, dia tak muncul-muncul. Apakah dia ketiduran di kamar pantauan itu?
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Aku jadi serba salah. Mau mengetuk pintu gudang, fobia dia lagi asyik mengerjakan sesuatu. Yah, kesudahannya aku rebahan dengan tubuh lemas, sebab tenagaku seperti dihabiskan waktu meladeni Troy tadi.
Menjelang subuh, saat aku telah tidur nyenyak, tersiar pintu kamar dibuka, suamiku masuk.
Karena masih terkuasai alam tidur, aku bertanya lemah, “Kok baru masuk? Tadi ngapain aja?”
Suamiku menghirup pipiku seraya berbisik, “Jangan marah ya…tadi aku ke lokasi tinggal Benny.”
“Terus?” tanyaku seraya menggesek mataku.
“Janji dulu, anda gak marah ya.”
“Iya janji. Ngapain ke lokasi tinggal Benny?”
“Mmm…Yayuk ngajak…karena Benny lagi ke Medan…”
“Pantesan…” cetusku seraya mencubit lengan suamiku, “Asyik dong…”
Suamiku hanya nyengir, kemudian katanya, “Kamu pun kan asyik sama si Troy tadi…”
“Jadi Mas gak nonton aku sama Troy tadi?”
“Nonton sebentar, terus pergi diam-diam. Tapi semuanya kan direkam. Nanti dapat kutonton rekamannya.”
“Ih…nanti bila Benny pun ngajak aku diam-diam gimana?”
“Mau balas dendam? Hahaha…gakpapa. Yang urgen laporan sama aku. Kan aku pun laporan bahwa tadi aku sama Yayuk.”
“Ih…kita kok jadi begini Mas?”
“Kamu nyesel? Jangan nyesel dong, tenang aja lagi.”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Subuh tersebut suamiku tidak mengerjakan apa-apa padaku. Mungkin dia telah kecapean menyetubuhi Yayuk. Tapi aku sendiri pun masih lemas karena berakhir melayani adik iparku yang masih paling tangguh itu.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ SETELAH suamiku berangkat kerja, laksana biasa aku mandi di bawah semburan shower air hangat. Rasanya hendak membersihkan tubuh sebersih mungkin. Entah kenapa. Selesai mandi aku berias dulu di depan cermin rias, kemudiankeluar dari kamarku dengan melulu mengenakan kimono.
Kulihat pintu kamar tamu masih tertutup. Kamar itu digunakan oleh Troy. Sudah sesiang ini dia belum bangun? Kucoba memutar handle pintu kamar itu, ternyata tidak dikunci. Diam-diam aku masuk ke dalam. Sambil menutupkan pulang pintu dari dalam, kulihat Troy masih nyenyak istirahat tanpa selimut. Dia melulu mengenakan celana dalam dan kaus t-shirt sambil mendekap bantal guling. Selimut terbaring di sampingnya. Apakah dia tidak kedinginan?
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Dengan hati-hati aku merayap ke sisinya. Aneh, hasrat birahiku berkobar lagi. Padahal tadi malam aku telah dipuasi oleh adik iparku ini. Lalu bila pagi ini terjadi lagi laksana yang tadi malam, apakah Mas Janus takkan marah? Ah, bukankah suamiku mengizinkanku guna melakukannya, asalkan nanti laporan padanya?!
Entahlah mengapa aku jadi begini bergairah, begini binalnya guna mendapatkan kepuasan seksual di pagi ini. Tapi Troy masih istirahat pulas, hingga tidak menyadari bahwa tanganku telah menyelinap ke dalam CDnya, telah menggenggam batang kemaluannya yang masih paling lemas. Dan kuremas-remas dengan lembut sesuatu yang tadi malam paling memuaskanku itu. Aku mulai gemas, kusembulkan zakar Troy dari celah CDnya, kemudian tanpa ragu lagi kudekatkan wajahku ke zakar yang masih terkulai lesu itu. Gap…mulai kukulum dan kumainkan ujung lidahku untuk membelai puncak batang kemaluan Troy.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Dengan sarat semangat kuselomoti batang kemaluan Troy yang perlahan-lahan mulai membesar dan memanjang….terdengar suara nafas Troy, pertanda mulai bangun…batang kemaluannya juga mulai bangun, mengeras dengan gagahnya!
Lalu tersiar suara Troy mendesah, “Oo…oooh…mbak…oooh…ini enak sekali….oooh….”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Tanpa pikir panjang lagi kulepaskan kimonoku, langsung telanjang bulat sebab tak mengenakan pakaian dalam…hmm..semuanya telah dipersiapkan! Lalu kutarik CD Troy, sampai-sampai zakarnya yang telah berdiri dengan gagah tersebut tak tertutup apa-apa lagi. Kemudian kudorong dadanya agar terlentang. Lalu aku merangkak ke atas tubuhnya sambil menunjukkan batang kemaluannya agar ngepas mengurangi liang kemaluanku yang telah membasah dengan lendir libido ini.
Lalu kuturunkan pinggulku, sampai-sampai perlahan tapi tentu zakar Troy membenam ke dalam liang veggyku. Oh, gila, rasanya aku horny banget pagi ini.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Aku menelungkup setelah mencopot t-shirt Troy. Lalu mulai aktif, menaik turunkan pinggulku dengan goyangan yang telah terlatih. Dengan sendirinya batang kemaluan Troy dibesot-besot oleh dinding liang kenikmatanku.
Troy megap-megap sambil mendekap pinggangku erat-erat. Membuatku makin energik untuk menggenjot pinggulku, oh, rasanya enak sekali pergeseran antara dinding liang kenikmatanku dengan batang penis Troy yang gagah perkasa itu.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ SAMPAI Troy meninggalkan rumahku, rahasia tersebut tetap kujaga. Troy tidak kuberitahu bahwa semuanya tersebut “hasil karya” abangnya sendiri. Aku tetap hendak menjaga image suamiku dan aku sendiri, supaya jangan dicap pasangan psikopat. Memang semuanya seolah hanya dapat dilakukan oleh sepasang suami-istri yang psikopat. Tapi aku telah mulai menikmatinya, telah mulai mengetahui jalan benak suamiku, bahwa semuanya ini mendatangkan kesenangan yang luar biasa, sekaligus menghilangkan kejenuhan.
Hari demi hari berlalu. Apa yang kucemaskan tidak terjadi. Aku dan Mas Janus enjoy-enjoy saja menempuh lokasi tinggal tangga, tanpa badai yang berarti. Bahkan herannya sikap Mas Janus kian ramah dan lembut padaku. Jadi tiada dalil bagiku guna mempertentangkan pendiriannya. Bahkan dengan jujur mesti kuakui bahwa aku enjoy dengan semuanya ini. Dan setuju dengan kata-katanya, “Daripada selingkuh di belakang, mending selingkuh terang-terangan begini. Yang urgen semuanya mesti under control. Jangan jadi liar.”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Memang seluruh yang sudah terjadi dengan Troy kulaporkan untuk suamiku, sebagai tanda masih under control. Dan suamiku justeru tersenyum, tiada ekspresi kemarahan tidak banyak pun. Bahkan semakin hangat dia memperlakukanku sebagai istri syah dan ibu dari anaknya.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Lalu semuanya berjalan laksana biasa. Tanpa gejolak yang berarti dalam lokasi tinggal tanggaku. Sampai pada sebuah malam…ketika aku kembali arisan ibu-ibu di lingkunganku, kulihat Mas Janus tersenyum-senyum seraya memelukku. Dan berbisik ke telingaku, “Aku lagi bergairah sekali kini ini sayang.”
Biasanya bila mau bersetubuh dengan Mas Janus, aku suka ke kamar mandi dulu untuk mencuci kemaluanku. Tapi malam tersebut Mas Janus tak memberiku kesempatan. Langsung menelanjangiku di dalam kamar dan menerkamku di atas lokasi tidur.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Aneh memang, saat batang kemaluan Mas Janus membenam ke dalam liang ku, aku menikmati gairahnya begitu hebat. Terlebih sesudah batang kemaluannya mulai mengenjot liang veggyku, oh, mengapa Mas Janus jadi buas begini? Apakah dia berakhir makan obat perangsang atau bagaimana?
Aku juga mulai menikmatinya dengan sepenuh gairah kewanitaanku. Kugoyang pantatku dengan gerakan meliuk-liuk, menciptakan nafas Mas Janus semakin mendengus-dengus. Aku juga terpejam-pejam dalam arus kenikmatan.
Tetapi…ada yang aneh…ya…ini aneh. Bahwa saat Mas Janus sedang mengenjotku seraya menelungkup di atas tubuhku, terasa terdapat yang mengelus-elus betis dan pahaku.
Aku mengupayakan memperhatikannya dengan seksama. Apa yang sedang terjadi ini?
Dan betapa kagetnya aku, sesudah menyadari bahwa ternyata memang terdapat tangan beda yang sedang membelai pahaku. Tangan itu ialah tangan Bang Benny! Ya, Bang Benny telah berada di atas lokasi tidurku dalam suasana tak berbusana! Bagaimana ini dapat terjadi? Apakah ini semuanya telah mereka atur sebelumnya?
“Ba..Bang Be…Benny?!” seruku tertahan.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Benny hanya tersenyum dan tetap mengelus-elus pahaku. Bahkan kemudian ia memegang bahu suamiku sambil berbicara dengan senyum, “You tidur dulu dong…biar aku yang menggantikanmu…”
Aku tak tahu lagi apa yang mesti kulakukan, terlebih saat kulihat suamiku justeru mengangguk seraya tersenyum dan unik batang kemaluannya hingga terlepas dari liang kemaluanku. Dan Benny merayap ke atas tubuhku sambil menunjukkan batang kemaluannya ke mulut ku.
Kupegang pergelangan tangan suamiku yang duduk di sebelahku seraya menatapnya, “Mas…”
“Santai aja sayang,” sahut suamiku sambil membelai pipiku, “Enjoy aja.”
Belakangan aku tahu bahwa saat aku sedang arisan, Benny datang dan sengaja disembunyikan di kamar mandi yang bersatu dengan kamarku. Ah…semuanya memang telah direncanakan.
Perasaanku jadi bercampur aduk saat lubang ku mulai dicoblos oleh batang kemaluan Benny. Salah tingkah, sebab suamiku menonton semuanya ini. Maka seraya menggenggam tangan suamiku erat-erat, kupejamkan mataku…sambil menikmati nikmatnya zakar Benny yang mulai maju-mundur di dalam jepitan liang kewanitaanku.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Orang bilang rumput di pekarangan tetangga tidak jarang kali tampak lebih hijau daripada di pekarangan sendiri. Kini aku merasakannya. Bahwa ayunasn Benny terasa sekali memenuhi bathinku dengan kenikmatan. Karena Benny tak melulu menggenjot nya di dalam ku, tapi pun mengulum-ngulum puting payudaraku, sesekali mengisapnya kuat-kuat. Sementara tangannya juga tidak diam. Terkadang membelai anusku, memunculkan geli-geli nikmat yang membuatku sering menyangga nafas. Aku juga mulai merengkuh leher Benny dan memeluknya erat-erat, tanpa berani memandang ke arah suamiku.
Ketika kubuka mataku, kulihat suamiku sedang melangkah ke kamar mandi, barangkali mau pipis. Saat itulah aku merasa bebas guna menggoyang pinggulku seedan mungkin, sebab enjotan Benny emang terasa sekali enaknya. Dan saat ia menghirup bibirku, sengaja kupagut dan kulumat bibirnya dengan sarat gairah. Biarlah, bukan aku yang merencanakan semuanya ini.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Kelihatannya kelincahanku dalam meliuk-liukkan pinggul malah membuat suamiku senang. Ia justeru berkomentar setelah terbit lagi dari kamar mandi, “Nah begitu dong, jangan buat malu aku….biar Benny tau istriku ini jago goyang…hihihihi…”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Aku masih belum mengerti mengapa suamiku dapat seperti itu. Yang jelas, kulihat dia enjoy-enjoy aja melihatku sedang disetubuhi oleh sahabatnya, enjoy-enjoy saja menyaksikan pinggulku bergoyang-goyang edan.
Benny juga sama enjoynya. Tanpa peduli kehadiran suamiku, Benny terkadang mendesakkan batang kemaluannya dalam sekali, hingga menyentuh ujung liang ku. Ini membuatku merengek nikmat, dengan mata merem melek.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Ketika aku mau menikmati titik puncak orgasmeku, tak terkendalikan lagi aku merintih-rintih histeris, “Ooohhh…Bang Benny….oooh…aku inginkan orga Bang….ooooh….”
Tanpa peduli lagi bahwa suamiku sedang menonton semuanya ini.
Susah melukiskan semuanya itu, sebab aku sendiri dalam suasana edan-eling di puncak orgasme. Yang aku ingat, Benny melanjutkan enjotan nya walau ku telah becek. Dan pada suatu ketika ia menekankan batang kemaluannya kuat-kuat seraya mendengus, ooooooo…oohhhh…..lalu terasa liang kemaluanku disemprot-semprot cairan hangat, pada ketika yang sama Benny mendekapku kuat-kuat, kemudian perlahan-lahan terasa batang kemaluannya melemas dan mengecil.
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ Aku juga memejamkan mata dalam letih dan puas. Tapi sejumlah detik lantas suamiku menggantikan peran Benny, memasukkan lagi zakarnya yang Masih keras ke dalam liang kemaluanku yang telah kebanjiran air mani Benny. Aku tak kuasa menampik ataupun menyerahkan saran. Aku melulu terdiam, lalu berjuang memuaskan nafsu suamiku dengan goyangan pinggul sebisa mungkin. Padahal sekujur tubuhku masih terasa ngilu-ngilu.
Malam tersebut memang malam edan. Setelah suamiku ejakulasi, Benny maju lagi. Dia minta supaya aku mengolah posisiku jadi di atas. Lalu terjadilah persetubuhan yang kedua dengan kawan suamiku itu.
Tentu saja ronde kedua ini (kedua guna Benny, ketiga untukku) jauh lebih lama daripada ronde kesatu tadi. Aku sendiri telah tak tahu lagi berapa kali merasakan orgasme ketika itu. Yang aku tahu, sesudah lebih dari sejam kami bersetubuh, Benny menarik keluar nya dari ku, lantas menyemburkan sperma hangatnya di dalam mulutku.
Setelah Benny terkapar, aku bergegas mengarah ke kamar mandi, guna berkumur-kumur dan mencuci kemaluanku. Lalu pulang ke kamar, tadinya hendak beristirahat. Tapi rupanya persetubuhanku yang kedua dengan Benny tadi mengakibatkan libido suamiku berkobar lagi!
Terpaksalah kuladeni lagi suamiku, sebab merasa kasihan bila nafsunya tidak kupuasi. Tapi, oh my God….selesai suamiku menyetubuhiku, Benny hendak meku lagi guna yang ketiga kalinya!
Mungkin di situlah letak keistimewaan main threesome laksana yang pernah diungkapkan oleh suamiku. Aku telah membuktikannya. Suamiku seringkali hanya menyetubuhiku 2 atau 3 hari sekali. Tapi malam itu, ia dapat menyetubuhiku 3 kali! Berati aku merasakan hubungan sex 6 kali di malam edan itu!
ESOKNYA, sepulang dari kantornya, suamiku menghampiriku yang sedang rebahan di kamar. “Bagaimana kesannya tadi malam, sayang?”
“Lemes….tubuhku serasa dilolosi….” sahutku seraya tersenyum canggung.
Suamiku memelukku dan berbisik, “Tapi anda puas kan?”
“Lebih dari puas,” sahutku seraya mencubit lengan suamiku, “Mas sendiri sampai dapat tiga kali ya.”
Suamiku mengangguk, “Itulah keunggulan threesome.”
“Emang Mas gak cemburu masa-masa Benny sedang menyetubuhiku?” tanyaku dengan pandangan sarat selidik.
“Tentu aja cemburu,” sahut suamiku dengan senyum, “Tapi di balik rasa cemburu, nafsuku jadi berkobar dengan hebatnya saat melihatmu sedang disetubuhi oleh Benny. Padahal belakangan ini aku tak pernah lagi menidurimu lebih dari sekali dalam semalam kan? Tapi tadi malam….”
“…Sampai tiga kali!” tukasku.
Suamiku mengangguk seraya tersenyum menggoda.
“Tapi…pada satu saat, barangkali Benny bakal ngajak Mas guna mengeroyok Yayuk pun kan?”
Suamiku termenung sesaat. Lalu katanya, “Mungkin saja. Tapi aku pasti mohon izin dulu padamu. Gakpapa kan?”
Meski berat darurat kujawab, “Gakpapa…biar adil….tapi Mas…ada masalah beda yang sekitar ini jadi pikiranku…”
“Soal apa?”
“Si Troy itu…bagaimana bila dia ketagihan?”
“Ajak aja ke sini. Biar aku dapat nonton diam-diam.”
“Dia gak inginkan Mas. Takut sama Mas. Kan aku belum bilang bila semua yang sudah terjadi tersebut keinginan Mas sendiri.”
“Memang usahakan tidak boleh bilang dulu. Nanti disangkanya aku telah gila. Padahal aku cuma hendak kreatif aja.”
“Jujur aja, tadi pagi dia nelepon. Dia bilang ketagihan….”
“Tentu aja ketagihan. Cowok mana yang tidak ketagihan setelah menikmati enaknya mu. Hehehe….”
“Mm…kalau…kalau…ah gak deh…”
“Lho, ngomong kok gak diterusin?!”
“Takut Mas marah.”
“Gak. Aku janji gak marah. Ada apa?”
“Kalau dia ngajak ketemuan di satu lokasi gimana? Kabulkan jangan?”
“Dia kost di luar kota, dekat kampusnya. Di lokasi tinggal kost itu tidak sedikit orang. Gak mungkin dapat ketemuan di sana.”
“Kalau…kalau…kalau di hotel?”
“Boleh aja. Yang penting anda harus laporan sama aku nanti.”
“Bener nih Mas?”
“Bener,” suamiku mengangguk, usahakan sih di sini. Kan dapat kuatur, contohnya pura-pura aku gak di rumah.”
“Lalu diam-diam Mas ketemuan sama Yayuk lagi?”
“Nggak sayang. Intinya bukan itu. Aku merelakanmu digauli orang beda bukan karena hendak selingkuh dengan perempuan lain. Yang urgen bagiku, dapat menyaksikan waktu anda digauli orang beda itu. Hal tersebut akan membuatku cemburu, kemudian bangkit nafsuku…seperti tadi malam itu…”
“Yang tadi malam tersebut swinger pun Mas?”
“Bukan, yang tadi malam namanya threesome MMF. Kalau swinger ya masa-masa di Puncak itu.”
“MMF? Maksudnya?”
“MMF tersebut male-male-female. Kalau FFM female-female-male.”
“Berarti dapat juga perempuannya dua orang, lelakinya seorang?”
“Iya. Tapi pada dasarnya jasmani wanita lebih siap guna menghadapi lelaki lebih dari seorang. Lelaki kan mesti ereksi. Kalau menghadapi perempuan lebih dari seorang, tentu dia tak dapat memuaskan wanita-wanita itu. Hanya bikin gaya-gayaan doang. Kalau perempuan kan dapat melayani lelaki walaupun seraya tidur. Pria tidak dapat begitu. Penisnya mesti ereksi dulu sebelum mengerjakan kontak seksual.”
“Berarti perempuan lebih tangguh daripada pria dong Mas.”
“Iyalah, aku mesti jujur mengakui urusan itu.” suamiku mengangguk, “Perempuan kan bermukim telanjang dan telentang, inginkan diantri sama sepuluh lelaki pun bisa. Tapi lelaki? Kalau telah ejakulasi ya terkulai, letih lesu…dikasih bidadari pun belum tentu dapat bangkit lagi…hehehe…”
Aku hanya tersenyum mendengar perkataan suamiku itu. Semacam pernyataan lelaki. Bahwa sebenarnya wanita ditakdirkan lebih tangguh daripada lelaki secara fisik. Lelaki bila dikasih 10 orang cewek dalam semalam, tentu takkan ternikmati semua. Tapi wanita? Diantri sama 10 orang lelaki pun bisa. Tapi poliandri tetap adalahhal yang janggal di dunia ini, sedangkan poligami tidak sedikit terjadi di mana-mana.
“Kapan inginkan swinger lagi?” tanya suamiku tiba-tiba.
“Sama Benny dan Yayuk?” aku balik bertanya.
“Nggak mesti dengan mereka. Masih tidak sedikit alternatif.”
“Hah? Gak salah tuh?” aku melotot, “Rencana apa lagi yang telah tersimpan di hati Mas?”
“Masih kupikirkan,” sahut suamiku datar, “Soalnya anda harus yakin rekan swinger anda bersih, tidak boleh sampai menularkan penyakit.”
Aku tidak berani menanggapi. Lalu kata suamiku, “Kalau dengan Benny dan Yayuk terus, kita dapat jenuh juga.”
“Ih…emang Mas punya rencana sama siapa lagi?”
“Sudah terdapat dua pasang yang inginkan swinger sama kita. Tapi aku mesti memikirkannya dulu.”
“Tapi Mas…apa hubungan anda nanti gak rusak?” tanyaku sangsi.
“Nggak sayang,” Mas Janus memelukku lembut, “Yang penting tidak boleh terlalu sering. Obat pun kalau over takaran bisa dominan negatif.”
Aku hanya mendengarkan. Da kata Mas Janus lagi, “Sekali anda swinger, kesannya bakal melekat dalam masa-masa tertentu. Bisa sebulan, dapat dua bulan dan seterusnya. Tergantung dari kesan yang anda dapatkan pada masa-masa swinger itu.”
Aku tetap enggan menanggapi, fobia salah ngomong.
Kata suamiku lagi, “Sebenarnya kini ada sejumlah perkumpulan swinger, tersebar di kota-kota besar. Tentu saja kegiatan mereka gak terlampau terbuka. Semuanya dilaksanakan secara rapi. Seolah-olah kelompok arisan family biasa.”
“Masa sih?” aku tercengang, “terus bagaimana cara kegiatan mereka?”
“Biasanya mereka bergerak tidak terlampau banyak, agar tidak menraik perhatian. Misalnya satu hari mereka berkumpul di suatu villa besar di luar kota. Mungkin yang muncul hanya enam atau tujuh pasang. Lalu di villa tersebut mereka tukar pasangan, dapat dengan teknik mengundi atau atas kesepakatan seluruh pihak.”
“Ih…kalau yang begitu tidak boleh mau Mas. Lama-lama dapat over takaran seperti kata Mas tadi.”
Suamiku melulu tersenyum datar. Entah apa yang sedang sedang di alam pikirannya.
Kami sama-sama terdiam, hanyut dalam terawangan masing-masing.
Hari berganti hari tiada peristiwa yang penting, hingga pada sebuah hari, terjadilah peristiwa yang tak kuduga sebelumnya. Berawal dari kontak telepon dengan adik iparku:
“HALLO…Lagi ngapain Troy?”
“Lagi nyantai aja. Apa kabar Mbak?”
“Baek. Kamu bener-bener kangen sama aku?”
“Kangen sekali. Gimana ya…mm..aku ketagihan Mbak…tapi fobia ketahuan sama Mas Janus.”
“Ah, nggak apa-apa kok. Aku jamin abangmu nggak apa-apa.”
“Nggak apa-apa gimana?”
“Nanti deh aku cerita. Tapi bila kamu inginkan dan hendak bebas, kan dapat ketemuan di hotel.”
“Ih, fobia Mbak. Sekarang tidak jarang ada razia di hotel-hotel. Kalau hingga kena razia dapat heboh nanti. Mmm…kalau Mbak mau, aku terdapat usul…”
“Apaan tuh?”
“Aku punya temen, Piet namanya. Lengkapnya sih Pieter, namun biasa dipanggil Piet aja.”
“Terus?”
“Rumahnya kosong, hanya dia sendiri di lokasi tinggal itu. Orang tuanya di Amerika.”
“Terus?”
“Ya anda ketemuannya di lokasi tinggal dia aja. Gimana?”
“Lho, bila dia tau gimana?”
“Gakpapa Mbak. Orangnya fair kok.”
“Terus?”
“Jujur, aku telah bilang kapan-kapan inginkan numpang pake di antara kamar di lokasi tinggal dia. Ya awalnya sih bila Mbak gak keberatan, inginkan kuajak ketemuan di lokasi tinggal dia tersebut Mbak.”
“Kalau dia tau kan malu, sayang.”
“Di dalam kamar tertutup, masa dia tau apa yang anda lakukan?”
Aku termenung sesaat. Lalu tersiar lagi suara Troy di hpku, “Kita ketemuan aja dulu di sana. Nanti Mbak pertimbangkan di sana. Kalau Mbak gak sreg ya cari pilihan lain.”
“Tapi kamu tidak boleh bilang aku ini istri abangmu. Gak enak.”
“Beres Mbak. Terus kapan anda ketemuan di sana?”
“Terserah kamu. Tapi mesti di jam kerja.”
“Mmm…Senin pagi aja ya.”
“Senin lusa? Oke aku setuju. Soalnya tiap hari Senin abangmu suka kembali telat, kadang-kadang hingga malam. Rumah temanmu tersebut di mana?”
Troy melafalkan suatu alamat rumah.
Kataku. “Kita langsung ketemuan di sana aja ya Troy. Jangan keliatan bersama perginya.”
“Baik, jam sembilan aku telah stand by di lokasi tinggal Piet. Mbak inginkan pake apa ke sananya?”
“Ya pake taksi aja.”
“Sip deh! Sampai ketemu di sana nanti ya Mbak.”
“Oke. Take care Troy.”
Setelah hubungan telepon terputus aku tercenung. Memang mesti kuakui, Troy membuatku kangen terus. Maklum dia masih begitu muda, 19 tahun pun belum. Tentu sangat lain dengan suamiku yang telah 30 tahun. Aku sudah menginginkan betapa nikmatnya dalam gasakan dan keperkasaan Troy nanti.
Rasanya lama sekali menantikan hari Senin tiba. Dua hari yang kunantikan serasa menantikan dua bulan lamanya. Aku resah sekali rasanya. Tapi kusembunyikan keresahanku ini, tidak boleh sampai diketahui oleh suamiku.
Senin yang ditunggu tiba juga. Jam 7 suamiku telah berangkat kerja. Setelah bunyi mesin mobilnya hilang dari pendengaran, bergegas aku mengarah ke kamar mandi. Membersihkan tubuhku sebersih-bersihnya. Tak lumayan dengan itu. Selesai mandi kusemprot-semprotkan parfum ke masing-masing sela yang barangkali tersentuh oleh Troy nanti. Aku hendak menimbulkan kesan seindah barangkali di batin adik iparku itu.
Kukenakan celana jeans dengan t-shirt biru tua yang agak ketat. Tak lama lantas aku telah berada di dalam taksi yang sedang mengarah ke alamat lokasi tinggal teman Troy yang mempunyai nama Piet itu.
Rumah yang kutuju itu sejumlah kilometer di luar kota. Aku agak tertegun menyaksikan kemegahan lokasi tinggal dengan pekarangan yang paling luas itu. Pasti orang tua Piet bukan orang kebanyakan. Mungkin seorang pejabat tinggi atau pelaku bisnis papan atas. Hal tersebut membuatku ragu. Tapi begitu taksi berhenti di depan pintu pagar lokasi tinggal megah itu, Troy datang menjemputku. Dengan sopan ia membukakan pintu taksi masa-masa aku inginkan turun.
“Temenmu mana?” tanyaku dengan perasaan tak pasti waktu berjalan mengarah ke pintu depan lokasi tinggal megah itu.
“Lagi terbit dulu,” sahut Troy seraya menggenggam pergelangan tanganku, “Santai aja Mbak. Di sini aku merasa laksana di lokasi tinggal sendiri.”
“Kita langsung aja ke kamar yang telah disediakan di atas yok,” ajak Troy seraya menunjuk ke tangga yang mengarah ke lantai dua. Aku menurut keterangan dari saja, walau terasa sikapku serba canggung.
Di dalam di antara kamar lantai atas, aku mulai merasa tenang. Terlebih sesudah Troy menutupkan pintunya.
Pandanganku tertumbuk ke sebuah potret besar berbingkai silver. Foto seorang anak muda di atas suatu motor Harley Davidson. Tampan sekali anak muda itu. Aku menduganya seorang artis yang belum kuketahui namanya. Tapi Troy menunjuk potret itu seraya menerangkan, “Itulah Piet. Ganteng ya Mbak.”
Aku hanya mengangguk cuek, sebenarnya hatiku berkata, “Ganteng dan sexy sekali temanmu itu….”
Kamar tersebut ada kamar mandinya. Maka bisikku, “Aku inginkan pipis dulu ya.”
Troy mengangguk seraya tersenyum. Aku juga masuk ke dalam kamar mandi itu. Bukan cuma inginkan pipis, namun sekalian hendak mencuci ku sebersih mungkin. Karena aku yakin ku bakal dijilati oleh Troy nanti, tidak boleh sampai terdapat bau yang tidak cukup sedap, walau sudah dipancar parfum di lokasi tinggal tadi.
Celana jeans dan BH kugantungkan di kamar mandi. Keluar dari kamar mandi dengan melulu mengenakan CD dan t-shirt. Rupanya Troy pun sudah mencungkil celana jeansnya, sama laksana aku, bermukim mengenakan t-shirt dan CD.
Cerita Hot Dewasa Istri SelingkuhSenyum Troy terlihat menggoda masa-masa aku menghampirinya. Lalu memelukku dengan hangat. Dan menciumi pipi serta leherku, kemudian melumat bibirku dengan hangat dan membangunkan gairahku.
Supaya Troy lebih leluasa merasakan kemulusan tubuhku, kulepaskan t-shirtku, sampai-sampai payudaraku yang masih terawat kencang ini tak tertutup apa-apa lagi. Troy pun mencopot t-shirtnya. Lalu memelukku dengan hangat dan meraihku ke atas lokasi tidur. Aku juga mulai menggelinjang nikmat saat Troy mulai menjilati puting payudaraku. Tak melulu itu, lidahnya mulai menjilati pusar perutku dan turun terus, hingga akhirnya kemaluanku mulai dijilatinya dengan sarat semangat. Aku juga mulai menggeliat-geliat dalam arus kenikmatan, seraya merengek lirih,“Troy…oooh…ini enak sekali sayang…kamu be…belajar dari siapa sih…kok pintar amat anda main emut begini…?”
“Belajar dari film bokep,” sahut Troy seraya menghentikan jilatannya sesaat, kemudian menyedot-nyedot kelentitku membuatku mendesah-desah lagi dalam nikmat.
“Udah Troy…masukin aja….cepet…aku pengen melepas kangenku sama tititmu yang gagah itu…” pintaku sambil unik bahu Troy supaya naik ke atas tubuhku.
Cerita Hot Dewasa Istri SelingkuhTroy mengekor ajakanku. Ia mulai menunjukkan batang kemaluannya ke mulut ku. Aku juga membantunya, merenggangkan pahaku seraya memegang batang kemaluan Troy dan menekankan puncaknya pas di mulut veggyku. Lalu aku mengedipkan mata, sebagai tanda supaya ia mulai mendorong…dan…aaah…batang kemaluan Troy mulai melesak dengan mantapnya ke dalam liang kemaluanku!
Tapi sesudah mulai menggeser-geserkan zakarnya maju mundur dalam liang kenikmatanku, ia berbicara terengah, “Mbak tidak boleh marah ya…sebenarnya Piet terdapat di lokasi tinggal ini. Dia hendak nonton anda Mbak…”
“Apa?” aku kaget, tatapanku tertuju ke potret besar yang terpampang di dinding itu. Foto anak muda yang tampan itu, “terus bila dia ngiler nanti gimana? Kamu kok ada-ada aja.”
Nada ucapanku laksana protes. Tapi diam-diam aku terkenang pada peristiwa main bertiga dengan Benny. Apakah pagi ini bakal terjadi cerita yang serupa itu?
“Dia orang sopan Mbak. Dia melulu ingin nonton. Tapi…kalau dia gak tahan dan hendak ikutan, mainin aja nya sama tangan Mbak…itu pun kalau Mbak gak keberatan. Pokoknya aku jamin tidak bakal ada pemaksaan, Mbak.” Troy mulai mengenjot nya dengan gerakan syur, yang membuatku mulai terpejam-pejam.
“Nggak tau ah…” sahutku pura-pura tidak suka. Tapi diam-diam khayalanku mulai melambung…membayangkan sesuatu yang spektakuler indahnya.
“Dia menantikan izin Mbak guna masuk ke kamar ini. Izinkan jangan?” tanya Troy seraya menghentikan gerakannya sejenak.
“Terserah anda aja lah,” sahutku dingin. Padahal diam-diam aku hendak melihat apakah Piet tersebut setampan wajah di potret itu?
Tanpa menghentikan genjotan nya, Troy berseru, “Piet! Come on…!”
Aku rada degdegan pun ketika kudengar pintu dibuka. Soalnya aku dalam suasana begini, suasana telanjang bulat dan sedang disetubuhi oleh adik iparku.
Lalu terlihat seorang anak muda tinggi semampai dengan wajah, Oh my God…! Tampan sekali cowok mempunyai nama Piet itu. Tubuhnya juga tinggi sekali, barangkali ada 190 cm tingginya. Dan senyumnya itu, oh…jangan-jangan aku dapat jatuh hati nanti…!
“Kenalan dulu dong,” Troy menghentikan entotannya sejenak, seraya menoleh ke arah Piet.
Cerita Hot Dewasa Istri SelingkuhAku yang sedang terlentang ini sempat pun berjabatan tangan dengan Piet. Ini ialah jabatan tangan yang sangat canggung dalam hidupku. Karena aku sedang bertelanjang bulat, sedang dientot pula oleh Troy. Tapi di balik tersebut semua, aku benar-benar kagum menyaksikan tampang dan sikap Piet. Jujur, aku belum pernah menyaksikan cowok setampan Piet. Dengan menyaksikan senyumnya saja hatiku telah tergetar hebat. Dan masa-masa tangannya menjabat tanganku sambil melafalkan namanya, terasa terdapat aliran hangat yang membuatku luluh. Oh, misalkan Piet meminta guna menyetubuhiku, aku inginkan dan rela bermunculan bathin!
“Ayo lanjutkan Troy,” kata Piet seraya duduk di samping kananku, “Ini peragaan dahsyat….aku suka sekali.”
Troy juga melanjutkan permainan surgawi ini. Dengan mantap batang kemaluannya menggenjot liang kewanitaanku lagi. Sementara Piet laksana asyik sekali menyimak semuanya ini.
“Ahhh…ini memicu sekali, jauh lebih edan daripada nonton bokep,” cetus Piet seraya menekan-nekan bawah perutnya.
Aku merasa kasihan juga. Meski sedang merasakan asyiknya enjotan Troy, kugenggam pergelangan tangan Piet dengan hangat. Piet senang sepertinya dengan genggamanku.
“Ih, aku jadi ngaceng, Mbak….” katanya malu-malu.
“Masa…?” sahutku terengah, sebab entotan Troy terasa kian gencar. Dan penasaran juga, sengaceng apa cowok tampan itu. Lalu kujulurkan tanganku, hinggap di bawah perut Piet yang masih berpakaian menyeluruh itu. Kutarik ritsleting celana jeansnya, agak sulit dan Piet membantuku unik ritsleting celananya. Lalu tanganku menyelinap ke balik celana dalamnya. O, my God! Apa aku gak salah pegang? Aku menyentuh sesuatu yang besar sekali, barangkali sama dengan pergelangan tanganku! Bahkan mungkin lebih banyak lagi, telah keras dan hangat pula!
Aku terkesiap. Mungkinkah terdapat sebesar itu?
Ketika kutatap wajah cowok abg itu, dia hanya tersenyum malu-malu, sebab aku sedang berjuang menggenggam nya yang masih tersembunyi di balik celananya. Dan aku tak sukses menggenggam sepenuhnya, saking besarnya batang kemaluan anak muda itu. Lalu kutarik-tarik celana jeansnya, sebagai pertanda supaya ia mencungkil celananya.
Sambil tersenyum cowok rupawan tersebut menurunkan celana jeans dan CDnya. Wow! Aku benar-benar kaget menyaksikan panjang dan besarnya batang kemaluan anak muda itu! Besar sekali! Panjang sekali! Apakah aku tak salah lihat?!
Perhatianku yang tertumpah ke perangkat kelamin Piet, membuatku kurang fokus pada yang sedang Troy kerjakan di atas tubuhku.
Cerita Hot Dewasa Istri SelingkuhAku menggapaikan tanganku. Anak muda mempunyai nama Piet tersebut mengerti dan segera mencicilkan nya ke dekat tanganku. Darahku tersirap-sirap masa-masa memegang batang kemaluan yang telah tegang itu. Benar-benar tidak tergenggam oleh tanganku! Diameternya nyaris sama dengan diameter gelas! Dan panjangnya…aku yakin takkan tidak cukup dari 25 cm! Aku tak pernah menginginkan akan terdapat batang kemaluan segede dan sepanjang ini.
Cerita Hot Dewasa Istri SelingkuhAku mulai membelai bagian kepala dan leher zakar Piet, sedangkan Troy tetap gencar meku. Tapi ia masih sempat membisiki telingaku, “Dia belum pernah bersetubuh dengan perempuan, Mbak.”
“Masa sih?” tanyaku heran, sedangkan tangan kananku mulai berjuang meremas zakar Piet dengan lembut…dengan nafsu yang menjadi-jadi.
“Betul,” sahut Troy tanpa menghentikan entotannya, “Dia anak pingitan Mbak.”
Cerita Hot Dewasa Istri Selingkuh ¦ INDO BISPAK
http://indobispak.com/cerita-hot-dewasa-istri-selingkuh/
Copyright © 2018 SAKONGKIU All Right Reserved